Menhan Israel kepada Hamas: Kami Memberi Makan Monster

Kompas.com - 17/11/2018, 15:45 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan), dan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman. AFP via Middle East EyePerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan), dan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Israel yang mengumumkan mundur, Avigdor Lieberman, kembali melontarkan kritikan terhadap kabinet.

Dalam pidato terakhirnya sebagai menhan, Lieberman menyoroti keputusan pemerintah menyepakati gencatan senjata dengan Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza.

Baca juga: Gencatan Senjata Terjadi di Gaza, Menhan Israel Mengundurkan Diri

Dilansir Russian Today Sabtu (17/11/2018), Lieberman mengatakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) harus terus melanjutkan operasi menumpas Hamas.


"Saat, kita tengah memberi makan monster. Jika kita tak menahan mereka, Hamas bakal menjadi kembaran Hezbollah, kata Lieberman.

Ucapan Ketua Partai Yisrael Beitenu itu merujuk kepada faksi yang berkuasa di Lebanon, dan mempunyai kedekatan dengan Iran yang notabene musuh Israel.

Lieberman juga menuduh ada menteri bermuka dua yang menyerangnya di kabinet dan juga media terkait janjinya pada 2016.

Saat itu, sebelum dilantik dia berjanji bakal membunuh Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dalam 48 jam jika jenazah anggota IDF tak diserahkan.

"Para menteri itu dalam wawancara di media terus berucap 'bagaimana tentang Haniyeh? bagaimana tentang 48 jam'," keluh Lieberman dikutip Haaretz.

Sebelumnya pada Rabu (14/11/2018), Lieberman mengumumkan mundur sebagai menhan setelah Tel Aviv menjalin kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.

Gencatan senjata yang dimediasi Mesir itu terjadi setelah Israel dan Hamas terlibat baku tembak di Gaza pada Minggu (11/11/2018).

Lieberman mengkritik keputusan kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang menerima gencatan senjata itu sebagai "pernyataan kalah kepada teroris".

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X