Masuk secara Ilegal ke Korut, Warga AS Dideportasi

Kompas.com - 16/11/2018, 15:28 WIB
Ilustrasi deportasi. ShutterstockIlustrasi deportasi.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara ( Korut) menyatakan telah mengusir warga negara Amerika Serikat ( AS) karena memasuki wilayah mereka secara ilegal.

Kantor berita resmi KCNA dikutip AFP Jumat (16/11/2018) menyatakan, warga AS itu diidentifikasi bernama Lawrence Bruce Byron.

Baca juga: PBB Kecewa India Deportasi Tujuh Warga Rohingya ke Myanmar

"Dia berada dalam penahanan setelah memasuki negara ini melalui China pada 16 Oktober 2018," demikian ulasan dari KCNA.


Saat berada di ruang interogasi, Byron mengatakan dia masuk ke Korut atas perintah dari Badan Intelijen Pusat AS ( CIA).

"Setelah melaksanakan penyelidikan, otoritas memutuskan untuk mendeportasi dan membawanya kembali ke negaranya," ulas KCNA.

Pria yang bernama sama dilaporkan pernah ditahan aparat Korea Selatan (Korsel) karena menyelinap ke perbatasan antar-Korea November 2017.

Media setempat memberitakan, dia mengaku sebagai warga sipil. Namun ingin memfasilitasi pertemuan dengan AS dengan Korut.

Dia mengaku bernama Byron yang berasal dari Louisiana dan berusia 50-an sebelum pemerintah setelah mengembalikannya ke AS.

TIME melaporkan, pengumuman itu merupakan bentuk niat Pyongyang yang masih ingin mempertahankan negosiasi dengan Negeri "Uncle Sam".

Di masa lalu, warga AS yang kedapatan berada di Korut tanpa izin bakal langsung ditahan, dan baru bebas setelah petinggi AS mengurus pelepasan mereka.

Mei lalu, tiga warga negara AS dibebaskan oleh Pemimpin Korut Kim Jong Un jelang pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura pada 12 Juni.

Baca juga: Korut Uji Coba Senjata Mutakhir, AS Tetap Percaya Janji Denuklirisasi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Time,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X