Kompas.com - 16/11/2018, 10:45 WIB

BUTTE COUNTY, KOMPAS.com - Jumlah orang yang masuk daftar orang hilang akibat kebakaran hutan paling mematikan di California telah mencapai lebih dari 600 orang.

Jumlah tersebut telah meningkat hingga beberapa kali lipat dari laporan sebelumnya.

Sementara jumlah korban tewas telah mencapai 63 orang, termasuk sisa tujuh jenazah yang baru ditemukan pada Kamis (15/11/2018).

Sherif Butte County Kory Honea menyampaikan, seperti dilansir AFP, jumlah korban hilang pada Kamis siang kemarin telah mencapai 631 jiwa.

Lonjakan tersebut terjadi setelah petugas tim penyelidik kembali memeriksa panggilan darurat yang dibuat saat terjadinya kebakaran sejak seminggu lalu.

Baca juga: Banyak Lansia Hilang dalam Kebakaran Mematikan di California

"Saya ingin Anda memahami bahwa kekacauan yang kita hadapi sangat luar biasa ketika kebakaran terjadi," ujarnya kepada wartawan, dikutip AFP.

Sebelumnya diberitakan, upaya pencarian terhadap jenazah korban kebakaran hutan, yang disebut Kebakaran Camp, masih terus dilakukan.

Sementara pihak berwenang juga berusaha melacak orang-orang yang dilaporkan hilang saat terjadinya musibah yang menghanguskan wilayah hutan dan permukiman warga tersebut.

Keluarga yang merasa ada anggotanya yang belum ditemukan telah mengunggah foto-foto orang yang mereka cari ke situs milik Butte County.

Dari foto-foto tersebut terlihat sebagian besar telah berusia lanjut, sekitar 80-an hingga 90-an tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.