Istri Najib Razak Kembali Didakwa Menerima Suap Rp 662 Miliar

Kompas.com - 15/11/2018, 17:59 WIB
Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor (berkerudung oranye), tiba di gedung pengadilan Kuala Lumpur Kamis (4/10/2018). AFP/MANAN VATSYAYANAIstri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, Rosmah Mansor (berkerudung oranye), tiba di gedung pengadilan Kuala Lumpur Kamis (4/10/2018).
|

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Istri mantan PM Malaysia Najib Razak, Kamis (14/11/2018) kembali dijerat dua dakwaan baru tindak pidana korupsi.

Rosmah Mansor dituduh menerima uang suap sebesar 189 juta ringgit atau sekitar Rp 662 juta untuk membantu mengamankan kontrak untuk pengadaan tenaga matahari untuk sebuah perusahaan.

Rosmah, yang dikenal karena hobinya berbelanja barang mewah, sebelumnya sudah dijerat dakwaan pencucian uang dan pengemplangan pajak.

Baca juga: Fakta Rosmah Mansor, Istri Mantan PM Malaysia Najib Razak

Semua dakwaan tersebut terkait dengan skandal miliaran dolar yang ikut menjadi sebab terjungkalnya Najib Razak dari kursi perdana menteri Malaysia.

Dokumen pengadilan menunjukkan dakwaan terbaru itu terkait dengan upaya Rosmah mencari dan mendapatkan bayaran dalam sebuah proyek pengadaan energi tenaga matahari di sejumlah sekolah di Sarawak pada 2016-2017.

Perempuan berusia 66 tahun itu menyatakan tidak bersalah dan dibebaskan setelah membayar uang jaminan 1 juta ringgit atau Rp 3,5 miliar.

Pengadilan sudah menetapkan tanggal sidang untuk kasus ini yaitu pada 10 Desember mendatang.

Rosmah yang sudah dijerat 17 dakwaan korupsi dan pencucian uang kemungkinan bakal kembali diperiksa Komisi Antikkorupsi Malaysia (MACC).

Jika terbukti bersalah dalam dua dakwaan baru ini maka Rosmah terancam hukuman penjara maksimal 40 tahun.

Dalam kasus terpisah, Tengku Adnan Tengku Mansor, salah seorang mantan menteri di kabinet Najib Razak, didakwa melakukan korupsi.

Baca juga: Istri Najib Razak Dituduh Berusaha Pengaruhi Saksi

Dia dituduh menerima uang sebesar 3 juta ringgit atau sekitar Rp 10.5 miliar terkait sebuah kesepakatan penjualan tanah pada 2013 dan 2016.

Tengku Adnan menyatakan diri tidak bersalah dan dibebaskan dengan uang jaminan. Dia dijadwalkan akan menjalani sidang pada 12 Desember mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Pria Thailand Kisahkan Cacing Pita Diduga Sepanjang 10 Meter Keluar dari Anus Saat BAB

Internasional
Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X