Kompas.com - 15/11/2018, 17:59 WIB
|

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Istri mantan PM Malaysia Najib Razak, Kamis (14/11/2018) kembali dijerat dua dakwaan baru tindak pidana korupsi.

Rosmah Mansor dituduh menerima uang suap sebesar 189 juta ringgit atau sekitar Rp 662 juta untuk membantu mengamankan kontrak untuk pengadaan tenaga matahari untuk sebuah perusahaan.

Rosmah, yang dikenal karena hobinya berbelanja barang mewah, sebelumnya sudah dijerat dakwaan pencucian uang dan pengemplangan pajak.

Baca juga: Fakta Rosmah Mansor, Istri Mantan PM Malaysia Najib Razak

Semua dakwaan tersebut terkait dengan skandal miliaran dolar yang ikut menjadi sebab terjungkalnya Najib Razak dari kursi perdana menteri Malaysia.

Dokumen pengadilan menunjukkan dakwaan terbaru itu terkait dengan upaya Rosmah mencari dan mendapatkan bayaran dalam sebuah proyek pengadaan energi tenaga matahari di sejumlah sekolah di Sarawak pada 2016-2017.

Perempuan berusia 66 tahun itu menyatakan tidak bersalah dan dibebaskan setelah membayar uang jaminan 1 juta ringgit atau Rp 3,5 miliar.

Pengadilan sudah menetapkan tanggal sidang untuk kasus ini yaitu pada 10 Desember mendatang.

Rosmah yang sudah dijerat 17 dakwaan korupsi dan pencucian uang kemungkinan bakal kembali diperiksa Komisi Antikkorupsi Malaysia (MACC).

Jika terbukti bersalah dalam dua dakwaan baru ini maka Rosmah terancam hukuman penjara maksimal 40 tahun.

Dalam kasus terpisah, Tengku Adnan Tengku Mansor, salah seorang mantan menteri di kabinet Najib Razak, didakwa melakukan korupsi.

Baca juga: Istri Najib Razak Dituduh Berusaha Pengaruhi Saksi

Dia dituduh menerima uang sebesar 3 juta ringgit atau sekitar Rp 10.5 miliar terkait sebuah kesepakatan penjualan tanah pada 2013 dan 2016.

Tengku Adnan menyatakan diri tidak bersalah dan dibebaskan dengan uang jaminan. Dia dijadwalkan akan menjalani sidang pada 12 Desember mendatang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.