Ingin Tukar Ganja dengan Mobil, Pria Ini Berakhir di Penjara

Kompas.com - 15/11/2018, 15:19 WIB
Matthew Franks (38) ditahan setelah tertangkap polisi saat hendak menukarkan ganja miliknya dengan sebuah mobil di Oregon. NEW YORK POST / LINN COUNTY JAILMatthew Franks (38) ditahan setelah tertangkap polisi saat hendak menukarkan ganja miliknya dengan sebuah mobil di Oregon.

ALBANY, KOMPAS.com - Seorang pria asal negara bagian Oregon, AS ditahan setelah kedapatan mencoba menukarkan ganja untuk membeli sebuah mobil.

Meskipun ganja adalah legal untuk penggunaan medis di Oregon dan kepemilikannya tidak dianggap tindak kriminal, namun penjualannya diatur dengan ketat dan para pelaku perdagangannya wajib memiliki izin khusus.

Matthew Franks, yang berusia 38 tahun, asal Independence, Oregon bermaksud membeli sebuah mobil yang ditawarkan secara online oleh sebuah dealer, Jumat (9/11/2018).

Namun Franks tidak bermaksud membelinya menggunakan uang tunai melainkan menukarkannya dengan ganja.

Franks pun menghubungi pihak dealer yang menjual sebuah mobil Mazda SUV di sebuah situs penjualan online. Franks menawarkan untuk membayar dengan ganja.

Baca juga: Pasien di Inggris Kini Bisa Akses Ganja untuk Pengobatan

Setelah tercapai kesepakatan untuk menukar mobil dengan sejumlah ganja, Franks datang ke tempat pertemuan pada malam harinya dan berharap dapat bertemu langsung dengan pihak penjual mobil.

Namun dia terkejut setelah disambut oleh petugas polisi yang segera menahannya.

Melansir dari New York Post, Kepolisian Albany, pada Selasa (13/11/2018), mengatakan Franks ditangkap atas tuduhan kepemilikan ganja dan memperdagangkannya tanpa izin.

"Dia ditangkap dan dimasukkan ke Penjara Linn County. Bersama tersangka, polisi menyita 5,4 kilogram mariyuana," kata Brad Liles, juru bicara kepolisian Albany.

Jumlah ganja yang dibawa Franks itu tetap kurang dari nilai kesepakatan yang dicapai sebelumnya untuk pembelian mobil.

Oregon merupakan negara bagian pertama di AS yang menghapus sanksi kriminal atau dekriminalisasi kepemilikan ganja dalam jumlah kecil sejak 1973 setelah ditandatanganinya Undang-undang Dekriminalisasi Oregon.

Setelah dekriminalisasi, kepemilikan ganja hingga 1 ons atau sekitar 28,35 gram dapat dianggap tindak pelanggaran namun bukan kriminal. Pemilik hanya akan dijatuhi sanksi denda mulai 500 hingga 1.000 dollar AS.

Selain Oregon, dekriminaliasi ganja juga berlaku di sejumlah negara bagian, di antaranya Illinois, Delaware, Connecticut, Maryland, dan Minnesota.

Sementara sejumlah negara bagian yang melegalkan ganja untuk tujuan rekreasional di antaranya Alaska, California, Colorado, Michigan, dan Nevada.

Baca juga: China Peringatkan Warganya di Kanada agar Tak Pakai Ganja

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Gempa Bumi di Perbatasan Turki-Iran, 8 Orang Tewas

Internasional
Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Menang Kaukus Nevada, Bernie Sanders Semakin Tidak Terbendung

Internasional
Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Pria Jepang yang Positif Virus Corona sebelum ke Indonesia sudah Keluhkan Gejala Flu

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X