Bocah Penjual Suvenir di Kamboja Ini Kuasai Banyak Bahasa Asing

Kompas.com - 15/11/2018, 13:43 WIB
Bocah penjual suvenir di luar kompleks kuil Angkor Wat, Kamboja, ini menawarkan dagangannya dalam sejumlah bahasa asing. YOUTUBE / CGTNBocah penjual suvenir di luar kompleks kuil Angkor Wat, Kamboja, ini menawarkan dagangannya dalam sejumlah bahasa asing.

ANGKOR WAT, KOMPAS.com - Seorang bocah penjual suvenir asal Kamboja menjadi viral setelah videonya saat menawarkan dagangan dalam berbagai bahasa tersebar di dunia maya.

Dalam rekaman video yang diunggah CGTN, tampak bagaimana bocah berusia belasan itu dapat dengan cepat beralih-alih bahasa ketika menawarkan suvenir dagangannya.

Bocah itu berjualan suvenir di luar kompleks kuil terkenal di Kamboja, Angkor Wat. Menurut media itu, rekaman itu diambil pada 9 November lalu.

Sambil berjalan mengikuti turis yang merekamnya, dia menawarkan berbagai barang mulai dari hiasan magnet, seruling, dan tas. Semua dia bawa menggunakan keranjang biru yang tergantung di dadanya.

Baca juga: Kuasai 5 Bahasa Asing, Siswa SMA asal Gresik Dapat Beasiswa Belajar di Swiss

"Tidak mahal. Ini murah. Tolonglah beli satu dari saya. Saya tidak punya cukup uang untuk sekolah," ujar bocah itu dalam bahasa Thailand.

"Saya tahu bagaimana berbicara dalam bahasa Kanton, China, Inggris, Thailand, Jepang, Korea, Perancis," imbuhnya.

Seolah ingin membuktikan kemampuannya berbahasa asing, bocah itu bahkan menawarkan bakal menyanyikan lagu dalam bahasa turis asing yang membeli barang dagangannya.

Dia juga menjawab tantangan turis yang memintanya berbahasa Jerman dan Melayu meski hanya menyebut angka satu hingga sepuluh.

Bocah itu mengaku belajar bahasa asing dari para turis. Dia mempelajari bahasa asal para turis agar dapat lebih mudah menjual suvenir dagangannya.

Diberitakan Global Times, Selasa (13/11/2018), bocah bernama Salik dan berusia 14 tahun itu mengaku bukan satu-satunya anak yang mahir berbahasa asing di keluarganya.

Dia memiliki seorang adik perempuan yang juga dapat berbicara dalam beberapa bahasa asing.

"Kami pergi ke sekolah pada pagi haru dan berjualan suvenir pada sore hari. Kami belajar bahasa asing saat berbicara dengan para turis," ujarnya.

Baca juga: Terlalu Banyak Pakai Bahasa Asing, NHK Digugat



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X