200 Narapidana Dikerahkan Bantu Padamkan Kebakaran Hutan California

Kompas.com - 15/11/2018, 06:06 WIB
Seorang anggota pemadam kebakaran berusaha menjinakkan Api Camp yang melalap Magalia, California, Amerika Serikat pada Jumat (9/11/2018). Api Camp dan Api Woolsey menjalar dan menewaskan sembilan orang, serta 150.000 orang mengungsi. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/JUSTIN SULLIVANSeorang anggota pemadam kebakaran berusaha menjinakkan Api Camp yang melalap Magalia, California, Amerika Serikat pada Jumat (9/11/2018). Api Camp dan Api Woolsey menjalar dan menewaskan sembilan orang, serta 150.000 orang mengungsi.

BUTTE COUNTY, KOMPAS.com - Dinas Pemadam Kebakaran California melakukan segala cara untuk dapat memadamkan api dalam Kebakaran Camp di Butte County yang sudah terjadi sejak sepekan lalu.

Hal tersebut termasuk mengerahkan tenaga bantuan dari lembaga pemasyarakatan alias para tahanan.

Sekitar 200 narapidana dari penjara di California turut dikerahkan untuk menjinakkan api dalam kebakaran hutan hebat yang telah menewaskan hampir 30 orang tersebut.

Para tahanan tersebut adalah narapidana yang menjadi anggota program relawan pemadam kebakaran yang dijalankan Lembaga Pemasyarakatan dan Rehabilitasi California (CDCR) bekerja sama dengan Dinas Pemadam Kebakaran.

Baca juga: Korban Tewas Capai 40 Orang Lebih, Kebakaran di California Paling Mematikan

Melansir dari CNBC, para sukarelawan narapidana itu dijanjikan bakal menerima bayaran 1 dolar AS per jam (sekitar Rp 14.000) dan pengurangan masa hukuman mereka.

Melalui program tersebut, sekitar 2.000 narapidana telah berperan membantu dalam mengatasi kebakaran kompleks Mendocino pada Agustus lalu, yang telah membakar hingga 141.000 hektar dan 146 bangunan rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Para relawan narapidana yang dipilih mengikuti program ini telah dievaluasi secara hati-hati," kata CDCR.

"Para narapidana tersebut haruslah bebas dari perilaku kekerasan, meski tuduhan mereka berkaitan dengan tindak kejahatan kekerasan," lanjut perwakilan CDCR.

Ditegaskan bahwa narapidana terkait kasus pembakaran, perkosaan dan tindak pelecehan seksual dilarang ikut dalam program ini.

Para pendukung program ini berpendapat bahwa melalui program sukarelawan tersebut negara dapat menghemat hingga 100 juta dolar AS atau Rp 1,4 triliun.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X