Bawa Spanduk "Trump 2020", Mantan Marinir AS Diusir dari Disney World

Kompas.com - 14/11/2018, 20:16 WIB
Mantan Marinir AS, Dion Cini (kanan) mengangkat spanduk bertuliskan Trump 2020 saat menaiki salah satu wahana di Walt Disney World. NEW YORK POST / DION CINIMantan Marinir AS, Dion Cini (kanan) mengangkat spanduk bertuliskan Trump 2020 saat menaiki salah satu wahana di Walt Disney World.

ORLANDO, KOMPAS.com - Seorang mantan marinir AS diusir dan dilarang memasuki semua wahana di taman hiburan Walt Disney World di Florida, setelah kedapatan membawa spanduk bertuliskan " Trump 2020".

Dion Cini (49), seorang mantan marinir AS, diusir setelah mengangkat spanduk tersebut saat berfoto ketika menaiki wahana Splash Mountain.

"Sekitar 40 staf Disney mengantar saya keluar," ujarnya kepada New York Post.

"Saya mengangkat spanduk selama dua detik sehingga saya bisa berfoto sambil membawanya," tambahnya.


"Anda diperbolehkan untuk membawa spanduk di wahana Disney, kamera, ponsel, dan hal lainnya. Orang-orang telah melakukannya selama bertahun-tahun dan mereka mengusir saya keluar karena konteks dari spanduk itu," kata Cini.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: The Walt Disney Company Berdiri..

Cini menceritakan pengalaman tidak menyenangkannya itu ke laman media sosial Facebook miliknya.

Dia juga mengunggah pesan persyaratan dari Kantor Sherif Orange County yang menyebut dirinya dilarang masuk seluruh properti Walt Disney World, termasuk Taman Hiburan, Taman Air, Resor dan Pusat Perbelanjaan.

Menurut peraturan Disney, kegiatan, aksi demonstrasi, atau pidato tanpa izin, atau penggunaan bendera, spanduk, dan papan penanda untuk tujuan komersial dan atau menghasut orang banyak dilarang. Demikian dilansir New York Post, Selasa (13/11/2018).

Cini sebelumnya juga sempat dilarang masuk ke properti Disney World pada 2017 karena insiden serupa. Saat itu dia juga membawa spanduk sepanjang enam meter bertuliskan "Trump 2020" dan dibentangkan di tempat umum.

Namun manajemen akhirnya memutuskan untuk kembali mengizinkannya masuk ke Disney World.

"Saat insiden pertama mungkin saya telah melanggar batas larangan menghasut orang banyak. Mereka telah kembali mengizinkan saya masuk."

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X