Hubungan Unik Uni Soviet-AS soal Misi ke Mars, dari Persaingan hingga Bekerja Sama

Kompas.com - 14/11/2018, 17:31 WIB
Sosok planet Mars sebagaimana diteropong oleh NASA dengan teleskop antariksa Hubble pada 2003. NASASosok planet Mars sebagaimana diteropong oleh NASA dengan teleskop antariksa Hubble pada 2003.

KOMPAS.com - Persaingan antara Uni Soviet dengan Amerika Serikat dalam mengeksplorasi luar angkasa pada era Perang Dingin masih meninggalkan cerita menarik.

Salah satunya terkait misi eksplorasi Planet Mars. Misi ini untuk mengambil gambar beserta data-data mengenai planet itu, berupa data pada komposisi atmosfer, kepadatan, tekanan, dan suhu Mars, dan juga komposisi permukaan, suhu dan topografi planet ini.

Badan Antariksa AS atau NASA mengirimkan wahana antariksa dalam proyek Mariner, bersamaan Uni Soviet yang mengirimkan misi Mars.

Kedua wahana antariksa itu berhasil mencapai orbit Mars dan memetakan permukaan planet, serta mengirimkan hasilnya kepada ilmuwan di bumi. Meski demikian, wahana antariksa Mariner 9 milik NASA tercatat sebagai wahana pertama yang mencapai orbit Mars.


Baca juga: 14 November 1971, Mariner 9 Jadi Wahana Antariksa Pertama Capai Orbit Mars

Walaupun kedua negara saling berlomba, namun mereka tetap memberikan berbagai informasi terkait Planet Merah itu.

Menurut Harian Kompas edisi 3 Desember 1971, beberapa sarjana-sarjana AS yang berada di stasiun pengamat Proyek Mars di Pasadena AS telah memberikan datanya kepada ahli antariksa Soviet.

Saling tukar informasi yang dilakukan keduanya untuk mempererat informasi mengenai luar angkasa. Walaupun sebelumnya, kedua negara itu berlomba-lomba.

Harian Soviet, Izvestia juga mewartakan bahwa kerja sama itu untuk menginformasikan mengenai keadaan Mars pada manusia di bumi. Selain itu, kerja sama ini untuk lebih meneliti lanjutan mengenai kehidupan di Mars.

Misi manusia pertama di Mars

Kerja sama yang akurat antara Amerika Serikat dan Uni Soviet mengenai Proyek Mars memberikan manfaat ilmu pengetahuan bagi berbagai negara dunia. Keduanya telah berhasil melihat dan memetakan kondisi di Mars dan melihat badai debu yang terjadi.

Setelah misi itu sukses, muncul misi lain dari Uni Soviet untuk meluncurkan manusia pertama ke Mars. Misi ini merupakan lanjutan dari proyek pertama setelah berhasil mengetahui bentuk Mars.

Harian Kompas 14 Mei 1970 mewartakan, kosmonot asal Rusia bernama Kolonel Alexei Leonov mengatakan akan melakukan misi penjelajahan di Mars. Orang yang pernah berjalan di luar angkasa ini mempunyai misi tersendiri berkaitan dengan lanjutan eksplorasi Mars.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS 'Negara Iblis'

Terungkap, Pelaku Penembakan Pangkalan AL Pensacola Sebut AS "Negara Iblis"

Internasional
Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Jenazah Pelaku Teror London Bridge yang Tewaskan 2 Orang Dikuburkan di Pakistan

Internasional
Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Inilah Identitas Tentara Arab Saudi yang Jadi Pelaku Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Peringatan China kepada AS | Jokowi Dapat Penghargaan Asian of the Year

Internasional
Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Berhenti Menari di Pesta Pernikahan, Wanita India Ditembak di Wajah

Internasional
Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X