Muncul Kontroversi Bawang Bombai dan Sosis, PM Australia Ogah Berpihak

Kompas.com - 14/11/2018, 16:44 WIB
Ilustrasi hot dog yang memperlihatkan roti, bawang bombay, sosis, dan saus. (AFP/Greg Wood) Ilustrasi hot dog yang memperlihatkan roti, bawang bombay, sosis, dan saus. (AFP/Greg Wood)

SINGAPURA, KOMPAS.com - Bagaimana jika posisi sosis dan bawang bombai pada "hot dog" menjadi bahan perdebatan penduduk di suatu negara?

Itulah yang memang sedang terjadi di Australia baru-baru. Namun, Perdana Menteri Australia yang baru, Scott Morrison, menolak untuk berpihak dalam perdebatan tersebut.

Diwartakan AFP, Rabu (14/11/2018), Morrison memilih tidak terlibat kontroversi apakah bawah bombai harus disajikan di atas atau di bawah sosis.

Topik ini muncul ke permukaan ketika perusahaan perangkat keras Australia, Bunnings, meminta stafnya untuk menaruh bawang bombai di bawah sosis karena alasan kesehatan dan keselamatan.

Baca juga: Peretas Iran Dituduh Jebol Keamanan Pabrik Kapal Perang Australia

Manajemen Bunnings berpendapat ada kekhawatiran masyarakat akan terluka akibat terpeleset bawang bombai yang jatuh ke lantai.

Sebagai informasi, Bunnings kerap menggelar penggalangan dana melalui penjualan barbeku di toko-tokonya.

Ketika berada di Singapura, Morrison mendapat pertanyaan dari jurnalis mengenai harapannya terkait pemindahan Kedutaan Besar Australia di Israel ke Yerusalem, dan perang dagang dengan AS di China.

Lalu, muncul pertanyaan tentang apakah Bunnings telah menjadi "un-Australian" ketika membahas soal posisi bawang bombai.

"Apakah bawang bombai harus di atas atau di bawah, saya selalu membeli sosis di dalam roti," jawabnya.

"Terus terang, saya tidak akan memberi mereka petunjuk resep," tambahnya.

Kontroversi bawang dan sosis ini kian heboh ketika DJ Radio Ryan "Fitzy" Fitzgerald menulis surat terbuka kepada Bunnings.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X