Melania Trump Minta Wakil Penasihat Keamanan Nasional Dipecat

Kompas.com - 14/11/2018, 12:58 WIB
Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump menggelar acara penyambutan ibu negara lainnya di markas PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Mandel Ngan) Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump menggelar acara penyambutan ibu negara lainnya di markas PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Mandel Ngan)

WASHINGTON, KOMPAS.com - Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump pada Selasa (13/11/2018) mendesak agar wakil penasihat keamanan nasional Mira Ricardel dipecat.

Diwartakan BBC, istri Presiden AS Donald Trump itu terlibat perselisihan saat tur Afrika pada Oktober lalu. Keduanya dilaporkan bertengkar soal pengaturan tempat duduk di pesawat.

"Ini merupakan posisi Kantor Ibu Negara bahwa dia tidak lagi pantas mendapat kehormatan melayani di Gedung Putih," demikian pernyataan dari juru bicara Melania Trump, Stephanie Grisham.

Baca juga: Muncul Asap di Kabin, Pesawat Melania Trump Terpaksa Putar Balik


Selama perjalanan tur di Afrika, Melania mengatakan kepada ABC dalam wawancara, ada orang-orang di Gedung Putih yang dia tidak percayai.

Laporan dari The Wall Street Journal bahkan mengklaim, Ricardel telah dipecat dan dikeluarkan dari Gedung Putih.

Namun, pejabat resmi Gedung Putih menyangkal laporan tersebut.

Media itu juga menyebutkan, tim Melania meyakini Ricardel berada di belakang munculnya laporan negatif tentang Ibu Negara AS dan stafnya.

Sebelumnya, Melania juga diklaim pernah berulang kali berselisih dengan Menteri Pertahanan AS James Mattis terkait keputusan pemilihan staf dan perbedaan kebijakan lainnya.

Penjelasan Grisham muncul beberapa jam usai dia merilis pernyataan yang menyangkal laporan Melania terlibat perselisihan dengan Kepala Staf Gedung Putih untuk Donald Trump, John Kelly.

"Nyonya Trump memiliki hubungan positif dengan Kelly, dan tidak pernah ada isu apa pun antara keduanya," tutur Grisham.

Baca juga: Melania Trump Sebut Dirinya Orang Paling Tertindas di Dunia

Meski sedang menjadi sorotan, Ricalder justru terlihat menemani Trump dalam perayaan Diwali.

Berita pemecatan Ricalder bersamaan dengan spekulasi tentang Trump yang akan melakukan perubahan dalam kabinetnya usai berakhirnya Pemilu Paruh Waktu AS.

Sejumlah nama muncul dalam daftar pencopotan, seperti Menteri Dalam Negeri Kirstjen Nielsen, dan juga Kelly.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X