Kompas.com - 14/11/2018, 11:48 WIB
Jet tempur siluman China, J-20 saat unjuk kebolehan dalam pameran dirgantara Airshow China di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China, 6 November 2018. AFP / WANG ZHAOJet tempur siluman China, J-20 saat unjuk kebolehan dalam pameran dirgantara Airshow China di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China, 6 November 2018.

BEIJING, KOMPAS.com — Angkatan Udara China untuk pertama kalinya menunjukkan kemampuan jet tempur siluman generasi pertamanya, J-20. Pesawat tempur tersebut dipamerkan di ajang Airshow China di Zhuhai, Senin (12/11/2018).

Tak hanya unjuk kebolehan terbang, dua dari empat J-20 itu juga memamerkan kemampuan membuka pintu muatan rudal sambil tetap terbang dalam kecepatan tinggi.

Kemampuan itu dibutuhkan untuk meluncurkan rudal selama jet menjalani pertempuran di udara.

"Kemampuan untuk membuka pintu muatan saat terbang dalam kecepatan tinggi masih menjadi teknologi dan kemampuan yang menantang dan maju, bahkan jet tempur siluman generasi baru, Su-57 buatan Rusia, belum mampu melakukannya," kata orang dalam militer China.

Saat ini, baru jet tempur F-22 Raptor dan F-35 Lightning II milik AS yang terbukti telah mampu membuka pintu muatan rudal dan meluncurkannya saat terbang dalam kecepatan tinggi.

Baca juga: China Tinggal Selangkah Lagi untuk Produksi Massal Jet Siluman J-20

Jet J-20 tersebut mampu membawa empat rudal udara-ke-udara jarak menengah dan panjang yang tersimpan di ruang rudal di bagian bawah pesawat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, ditambah sejumlah rudal tempur jarak pendek yang terpasang di kedua sisi pesawat.

Wakil Komandan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) Xu Anxiang mengatakan, demonstrasi itu menunjukkan kemampuan J-20 untuk menjalani misi operasional awal.

Dalam pemberitaan di stasiun televisi Pemerintah China, CCTV, dikatakan bahwa jet tempur itu juga telah dilengkapi kemampuan untuk pengisian bahan bakar di tengah penerbangan.

Seorang teknisi yang diwawancarai CCTV mengatakan, sebuah perangkat yang terpasang di sisi kanan pesawat berfungsi untuk menjalankan kemampuan siluman.

J-20 tersebut memiliki permukaan pesawat yang membuatnya mampu meminimalkan pantulan gelombang radar sehingga membuatnya tidak terdeteksi.

"Kemampuan ini membuat J-20 mampu menjangkau misi dengan radius lebih luas. Dalam kondisi bahan bakar penuh, J-20 mampu menempuh radius tempur lebih dari 1.100 kilometer," kata teknisi itu.

Baca juga: Bisakah Jet Siluman J-20 Buatan China Mengalahkan Dominasi F-22 Raptor?

Tiga jet J-20 yang dipamerkan tersebut masih menggunakan mesin Saturn AL-31 Rusia. Ke depan, jet siluman J-20 akan menggunakan mesin WS-15, yang kini masih dalam tahap pengembangan.

Pameran dirgantara Airshow China merupakan agenda rutin dua tahunan yang tahun ini digelar di Zhuhai, selatan Provinsi Guangdong.

Wujud jet siluman J-20 pertama kali ditampilkan ke publik pada pameran tahun 2016, sebelum secara resmi bergabung dengan Angkatan Udara China pada Maret tahun lalu. Demikian dilansir dari SCMP.



Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X