Ketika Presiden Perancis dan Kanselir Jerman Dikira Pasutri

Kompas.com - 13/11/2018, 18:40 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel (kiri) dan Presiden Perancis Emmanuel Macron saat menghadiri peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I di Rethondes, Perancis (10/11/2018). AFP/ALAIN JOCARDKanselir Jerman Angela Merkel (kiri) dan Presiden Perancis Emmanuel Macron saat menghadiri peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I di Rethondes, Perancis (10/11/2018).

PARIS, KOMPAS.com - Ada sebuah kejadian lucu saat Presiden Perancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel menghadiri peringatan 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I Sabtu (11/11/2018).

Di Rethondes, tempat di mana gencatan senjata PD I ditandatangani pada 11 November 1918, Macron dan Merkel bertemu dengan seorang perempuan tua yang menyangka mereka sebagai pasangan suami istri.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Perang Dunia I Berakhir

Dilansir Newsweek Senin (12/11/2018), perempuan yang tak disebutkan identitasnya itu tak menyangka bisa bertemu dengan orang nomor satu di Perancis.

"Orang biasa seperti saya bisa berjabat tangan dengan presiden republik ini. Sangat fantastis. Jangan buat saya menangis," kata perempuan itu.

Setelah berjabat tangan dengan Macron, perempuan tersebut kemudian menjabat tangan Merkel. "Anda Nyonya Macron?" tanyanya.

Dengan tersenyum, Merkel menjawab bahwa dia merupakan Kanselir Jerman yang membuat perempuan itu kaget dan tak percaya dengan apa yang dialaminya.

"Ini tidak mungkin. Hari ini merupakan kado terbaik bagi ulang tahun saya. Saya tidak boleh menangis," kata perempuan itu dengan terbata-bata.

Istri Macron, Brigitte Marie-Claude Trogneux, berusia 65 tahun. Lebih tua satu tahun dari Merkel yang berumur 64 tahun.

Setelah itu, giliran Macron dan Merkel yang dibuat tak percaya ketika salah satu warga mengatakan umur perempuan itu 101 tahun.

"Benarkah?" tanya presiden 40 tahun itu dengan tatapan takjub. "Benar, dia lahir pada 12 November 1917. Jadi, dia bakal berusia 101 tahun besoknya," jawab warga itu.

Macron yang terpilih sebagai presiden termuda Perancis pada 2017 lalu menjalin keakraban dengan Merkel yang berkuasa di Jerman sejak 2005.

Keduanya bersikukuh membela apa yang mereka anggap sebagai prinsip demokrasi liberal dalam menghadapi gerakan militan yang semakin meningkat.

Baca juga: Prajurit AS Ini Tewas 1 Menit Sebelum Perang Dunia I Berakhir

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X