Kompas.com - 13/11/2018, 18:18 WIB

CHANDRAPUR, KOMPAS.com - Sekelompok turis dibuat ketakutan setelah kendaraan safari mereka diincar dan dikejar oleh seekor harimau betina saat mereka melakukan safari hutan di Taman Nasional Tadoba, Chandrapur, negara bagian Maharashtra, India.

Taman nasional tersebut juga menjadi cagar alam untuk satwa liar, termasuk harimau.

Dalam rekaman video yang diambil salah seorang turis, tampak seekor harimau berlari di belakang kendaraan yang ditumpangi para turis.

Para turis itu terdengar khawatir akan keselamatan mereka, saat harimau mulai mendekat. Bahkan harimau itu sempat hanya berjarak berberapa meter dari kendaraan safari.

Baca juga: China Bela Langkah Izinkan Penjualan Cula Badak dan Tulang Harimau

Video berakhir setelah kendaraan melaju lebih cepat dan tampaknya sudah tidak lagi dalam kejaran harimau. Terlihat dari suara para turis yang sedikit tertawa setelah momen mencekam itu.

Terlepas dari kekhawatiran yang ditunjukkan turis tersebut, petugas di taman nasional mengatakan bahwa para turis seharusnya tidak perlu cemas karena harimau tersebut tidak benar-benar ingin menyerang dan melukai mereka.

"Harimau betina bernama Choti Madhu itu adalah harimau anak dewasa. Dia mengejar para turis karena ingin bermain-main dan tidak bermaksud menyerang."

"Jika dia benar-benar ingin menyerang, harimau itu akan langsung menerkam kendaraan itu," kata pejabat itu seperti dilansir Daily Mail, Selasa (13/11/2018).

Diketahui insiden itu terjadi pada 12 September lalu, meskipun video tersebut baru beredar beberapa waktu lalu.

Taman Nasional Tadoba terletak di negara bagian Maharashtra dan menjadi yang tertua dan terluas. Taman nasional tersebut dibangun pada 1995 dan memiliki luas lebih dari 625 kilometer persegi.

Baca juga: Bawa Tulang dan Daging Harimau di Dalam Tas, Dua Pria Vietnam Ditahan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.