Korban Tewas Capai 40 Orang Lebih, Kebakaran di California Paling Mematikan

Kompas.com - 13/11/2018, 11:53 WIB
Kebakaran hutan yang melanda wilayah di utara California yang disebut Kebakaran Camp telah menewaskan lebih dari 40 orang dan disebut kebakaran paling mematikan dalam sejarah negara bagian tersebut. AFP / JOSH EDELSONKebakaran hutan yang melanda wilayah di utara California yang disebut Kebakaran Camp telah menewaskan lebih dari 40 orang dan disebut kebakaran paling mematikan dalam sejarah negara bagian tersebut.

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas akibat kebakaran hutan di California telah mencapai 42 orang, menjadikannya kebakaran hutan paling mematikan dalam sejarah di negara bagian itu.

Sebanyak 13 jenazah korban kembali ditemukan pada Senin (12/11/2018), menambah jumlah total korban tewas menjadi 42. Demikian disampaikan Sherif Butte County Kory Honea.

Ribuan petugas pemadam kebakaran telah bekerja keras sejak Kamis (8/11/2018) untuk menggali parit dan mencegah api kebakaran di kaki bukit pegunungan Sierra Nevada di utara Sacramento menyebar lebih luas.

Petugas juga masih mencari para korban yang kemungkinan masih berada di lokasi kebakaran.

"Kebakaran kali ini adalah kebakaran hutan liar paling mematikan dalam sejarah negara bagian California," kata Honea.

Baca juga: Identifikasi Korban Tewas Kebakaran California, Antropolog Didatangkan

Meski masih sulit untuk memastikan kategorisasi kebakaran tersebut, namun kebakaran hutan yang disebut Kebakaran Camp itu tampaknya masih menjadi kebakaran hutan paling mematikan di AS dalam satu abad terakhir.

Kebakaran hutan terbesar terakhir terjadi di Minnesota yang disebut Kebakaran Cloquet pada tahun 1918 yang menewaskan hingga sekitar 1.000 orang.

Tak hanya menimbulkan korban jiwa terbanyak, Kebakaran Camp juga lebih merusak dengan menghanguskan wilayah seluas 40.000 hektar dan sekitar 6.500 rumah di kota Paradise.

Sebanyak lebih dari 5.100 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Mereka didatangkan dari negara bagian lain seperti Washington dan Texas.

Untuk mengidentifikasi korban yang sudah sulit dikenali, petugas turut mendatangkan tim antropolog dari Universitas California, serta mendirikan laboratorium DNA portabel.

Presiden AS Donald Trump melalui pernyataan Gedung Putih menyatakan bahwa kebakaran tersebut sebagai bencana besar dan memerintahkan bantuan federal untuk melengkapi upaya pemulihan di wilayah yang terdampak.

Kebakaran Camp telah menghanguskan sekitar 4.500 hektar wilayah hutan di Butte County.

Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California mengatakan sejauh ini baru sekitar 25 persen api dari kebakaran yang dapat dikuasai.

Sementara di wilayah selatan negara bagian, Kebakaran Woolsey disebut menimbulkan dua korban jewas, sementara sejumlah rumah mewah dan kendaraan di pesisir Malibu. Api sama besarnya dengan Kebakaran Camp namun lebih tidak merusak.

Baca juga: Kebakaran Hutan di California Hanguskan Rumah Sejumlah Selebriti

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X