Lembaga Penelitian AS Klaim Temukan Bukti Korut Sembunyikan Pangkalan Rudal

Kompas.com - 13/11/2018, 09:09 WIB
Rudal khusus untuk melengkapi kapal selam Korut ini dipamerkan pada hari ulang tahun ke-85 militer negara itu, April 2017 Associated PressRudal khusus untuk melengkapi kapal selam Korut ini dipamerkan pada hari ulang tahun ke-85 militer negara itu, April 2017

WASHINGTON, KOMPAS.com - Sebuah penelitian yang dilakukan lembaga Amerika Serikat melaporkan ada sejumlah pangkalan rudal yang disembunyikan oleh Korea Utara.

Melalui hasil penelitian yang dirilis Senin (12/11/2018), Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) Washington mengungkapkan bahwa mereka telah menemukan setidaknya 13 pangkalan rudal yang tak diungkapkan oleh Pyongyang.

Dilansir AFP, mereka mengungkapkan ada kemungkinan terdapat 20 rudal yang disimpan di sejumlah fasilitas pangkalan tersebut.

Pangkalan rudal tersembunyi tersebut dikatakan peneliti tersebar di seluruh Korea Utara dan terletak di fasilitas bawah tanah, di dalam terowongan di lembah gunung yang sempit.


Perangkat peluncuran rudal yang tersembunyi disebut dirancang untuk dapat keluar dari pangkalan dan dengan cepat berpindah ke lokasi yang disiapkan untuk peluncuran.

Baca juga: Berlindung dari Rudal Korut, Jepang Beli Sistem Radar Bikinan AS

"Setiap rudal yang tersimpan di pangkalan-pangkalan tersembunyi itu mampu membawa hulu ledak nuklir," kata salah satu penulis dalam laporan tersebut, Joseph Bermundez, yang juga berwenang dalam program Korea Utara.

Pangkalan-pangkalan rahasia itu diatur dalam tiga daerah di Korea Utara dengan rudal strategis tersimpan jauh di dalamnya.

Rudal-rudal yang tersimpan disebut memiliki jarak jangkauan menengah dan mampu menyerang hingga Jepang dan Korea Selatan dengan lokasi peluncuran pada jarak 90 hingga 150 kilometer di utara zona demiliterisasi.

Pangkalan untuk misil jarak yang lebih pendek tersimpan di lokasi sekitar 30 hingga 88 kilometer dari perbatasan Korea.

Dalam laporan turut memuat rincian salah satu pangkalan rudal taktis yang diilustrasikan dengan citra satelit komersial, berada hanya 135 kilometer arah barat laut Seoul.

Hasil citraan satelit tersebut memperlihatkan pintu masuk yang nyaris tidak terlihat dari tujuh fasilitas bawah tanah di pangakalan militer Sakkanmol, terlindungi tanggul batu dan tanah setinggi 18 meter.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X