Komandan Hamas Terbunuh dalam Konflik dengan Israel di Jalur Gaza

Kompas.com - 12/11/2018, 14:24 WIB
Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams) Seorang pengunjuk rasa Palestina memegang bendera saat pengunjuk rasa lainnya melemparkan batu ke arah pasukan Israel selama demonstrasi di pantai dekat perbatasan Israel, di Jalur Gaza utara, pada Senin (22/10/2018). (AFP/Mahmud Hams)

GAZA CITY, KOMPAS.com — Operasi yang dilakukan pasukan khusus Israel di Jalur Gaza dilaporkan menewaskan tujuh orang dalam baku tembak yang terjadi pada Minggu (11/11/2018).

Diwartakan AFP pada Senin (12/11/2018), sumber dari keamanan Palestina menyatakan operasi tersebut juga menggunakan serangan udara.

Dari tujuh korban tewas, enam merupakan warga Palestina, sedangkan satu korban adalah anggota Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Baca juga: Wilayahnya Dihujani Roket dari Gaza, Israel Tuduh Suriah dan Iran

Militer Israel menjelaskan, ketika konflik pecah terdapat 17 proyektil yang ditembakkan dari Gaza menuju Israel. Tiga di antaranya dihancurkan sistem rudal Iron Dome.

CNN memberitakan, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, satu dari enam warga Palestina diidentifikasi merupakan komandan Brigade Qassam, sayap militer Hamas, Nour Baraka.

Sementara tentara IDF yang tewas diidentifikasi hanya bernama M berpangkat letnan kolonel. "Selain tewas, ada satu anggota kami yang terluka," terang IDF.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum menuturkan, pasukan khusus Israel melaksanakan infiltrasi di kawasan Khan Younis menggunakan mobil sipil.

Mereka menuju ke tempat Baraka dan membunuhnya. Ketika kedatangan, mereka diketahui anggota Qassam, jet tempur Israel melancarkan serangan untuk memberi perlingungan para prajuritnya.

"Kami mengecam serangan pengecut yang dilontarkan Israel," terang Barhoum. IDF tak merespons pernyataan itu, ataupun jenis operasi yang mereka lakukan.

Insiden itu dilaporkan membuat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memutuskan mempercepat kunjungannya dari Perancis dan kembali ke Tel Aviv.

Konflik tersebut terjadi beberapa hari setelah Israel mengizinkan Qatar memberikan bantuan bernilai miliaran dollar AS ke Gaza.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X