"Nge-twit" soal Kebakaran Hutan California, Trump Panen Kecaman

Kompas.com - 12/11/2018, 09:27 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump.

PARIS, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat kecaman setelah melontarkan kicauan di Twitter terkait kebakaran hutan California.

Dilansir CNN Senin (12/11/2018), Trump menge-twit berisi kritikan dengan menganggap musibah itu terjadi karena buruknya manajemen.

Dia menuturkan, kucuran uang miliaran dollar AS menjadi sia-sia karena buruknya pengelolaan yang mengakibatkan nyawa melayang.

Baca juga: 14 Jenazah Ditemukan, Korban Tewas Kebakaran di California Jadi 23 Orang

"Tidak ada alasan dari kebakaran hutan yang mematikan dan merugikan ini selain manajemen yang sangat buruk," keluh Trump.

Presiden berusia 72 tahun itu meminta dilakukan pembenahan. Jika tidak, dia mengancam bakal tak memberikan anggaram.

"Dengan manajemen hutan yang layak, kita bisa menghentikan bencana mengerikan yang terjadi di California. Jadilah pintar!" lanjut Trump.

Komentar tersebut langsung menuai kritikan dari Presiden Asosiasi Pemadam Kebakaran Internasional Harold Schaitberger.

Dia menuturkan Trump telah mencampuradukkan politik dengan bencana. "Pernyataannya merupakan penghinaan bagi anggota pemadam kebakaran dan warga yang menjadi korban," terangnya.

Sementara Presiden Asosiasi Pemadam Kebakaran California Brian K Rice menyebut Trump telah menyerang seluruh lapisan yang menderita karena kebakaran hutan tersebut.

"Dalam pandangan saya, serangan itu sangat memalukan dan telah melukai para pria dan perempuan pemberani yang sudah terjun ke lokasi kejadian," kecamnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X