Kompas.com - 11/11/2018, 21:37 WIB

DUBAI, KOMPAS.com - Kepolisian Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) telah mulai melatih dua perwiranya untuk menggunakan sepeda motor terbang atau hoverbike.

Sepeda motor yang dilengkapi empat baling-baling penggerak layaknya sebuah drone itu dapat melayang di atas permukaan tanah.

Direncanakan polisi hoverbike sudah akan dapat berpatroli pada 2020 mendatang. Demikian ditulis Kantor Media Dubai melalui akun Twitter-nya pada Jumat (9/11/2018).

Langkah futuristik tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Direktur Departemen Intelijen Buatan Kepolisian Dubai, Brigadir Khalid Nasser Al Razooqi, yang mengatakan hoverbike bakal digunakan kepolisian di seluruh kota.

Baca juga: Dubai Peringkat Keempat Kota yang Paling Sering Dikunjungi di Dunia

"Kami memiliki dua petugas yang telah berlatih untuk mengendarai hoverbike. Ke depan akan kami tingkatkan jumlahnya," kata Razooqi kepada Gulf News.

"Kendaraan itu akan digunakan pada 2020 dan berperan sebagai penanggap pertama karena kemampuannya untuk menjangkau lokasi yang sulit dicapai," tambahnya.

Hoverbike polisi tersebut menjadi bagian dari teknologi canggih yang diluncurkan Kepolisian Dubai dalam Pekan Teknologi Gitex 2018.

Ditambahkan Razooqi, motor terbang tersebut bertenaga listrik dan dalam melayang hingga ketinggian lima meter dari permukaan tanah, sehingga diharapkan dapat mengatasi situasi darurat saat lalu lintas padat.

Motor tersebut dapat diterbangkan tanpa penumpang dan dikendalikan dari jarak jauh oleh operator.

Mampu melaju hingga kecepatan maksimal 96 kilometer per jam, hoverbike dapat terbang selama 25 menit saat dikendarai dalam kondisi baterai penuh dan 40 menit jika tanpa pengendara.

"Kami masih memperhitungkan berapa banyak hoverbike yang akan kami butuhkan di masa depan," kata Razooqi.

Motor terbang produksi perusahaan startup asal California, Hoversurf, tersebut dapat tinggal landas dan mendarat secara vertikal.

Baca juga: Kembali Bikin Sensasi, Dubai Bangun Mal Terbesar di Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.