Seorang Wanita Ditahan di Australia Terkait Kasus Temuan Jarum di Buah Stroberi

Kompas.com - 11/11/2018, 17:56 WIB
Ilustrasi stroberi dalam kotak plastik. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi stroberi dalam kotak plastik.

BRISBANE, KOMPAS.com - Seorang wanita berusia 50-an tahun dilaporkan ditahan kepolisian Australia diduga terkait dengan kasus temuan jarum di dalam buah stroberi yang sempat menggegerkan negara itu pada September lalu.

Diberitakan AFP, kepolisian negara bagian Queensland menahan seorang wanita, yang tak diungkapkan identitasnya, pada Minggu (11/11/2018).

"Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan yang kompleks dan ekstensif dalam kasus kontaminasi buah," kata pihak polisi dalam pernyataannya.

Kasus penemuan jarum di dalam buah stroberi pertama kali muncul setelah seorang pria harus dibawa ke rumah sakit usai mengkonsumsi stroberi pada September lalu.

Setelahnya, banyak bermunculan laporan hingga lebih dari 100 kasus dugaan penemuan jarum dan peniti di dalam stroberi maupun buah lainnya yang dijual dalam kemasan kotak plastik di supermarket.

Baca juga: Sabotase Stroberi, Swalayan Australia Tarik Penjualan Jarum Jahit

Merebaknya kasus ini sempat menggegerkan supermarket di Australia hingga akhirnya menarik penjualan buah stroberi dari rak mereka.

Kasus temuan jarum dalam buah stroberi bahkan sempat dilaporkan terjadi di negara tetangga, Selandia Baru.

Krisis tersebut juga telah membuat tumpukan buah stroberi yang gagal dijual sehingga merugikan para petani buah.

Otoritas negara bagian Queensland telah menawarkan hadiah bagi pihak yang dapat memberikan informasi mengenai kasus ini. Selain itu, pemerintah Australia memutuskan menaikkan sanksi penjara atas kejahatan serupa.

"Kepolisian Queensland telah mengkoordinasikan investigasi nasional sebaga respon bersama dengan sejumlah pemerintahan, penegak hukum bahkan badan intelijen," tambah laporan polisi.

Tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai penangkapan wanita tersebut, termasuk tuduhan yang dijatuhkan maupun motif di balik kasus ini.

Namun dikatakan pihak polisi, penangkapan dilakukan pada Minggu (11/11/18) dan tersangka akan dihadirkan di pengadilan di Brisbane pada Senin (12/11/2018).

Jika terbukti bersalah, wanita tersebut terancam hukuman penjara maksimum hingga 15 tahun penjara.

Pemerintah Australia telah menambah sanksi hukuman bagi pelaku gangguan terhadap buah-buahan dari awalnya 10 tahun menjadi 15 tahun setelah merebaknya kasus ini.

Baca juga: Buah Stroberi Berjarum Australia Mulai Ditemukan di Selandia Baru

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X