Kompas.com - 11/11/2018, 11:00 WIB
|

KOMPAS.com - Tepat pada pukul 11.00, pada 11 November 1918, Perang Dunia I yang berlangsung selama empat tahun dan mengoyak daratan Eropa akhirnya selesai.

Hari itu pada pukul 05.00 waktu setempat, Jerman yang kekurangan sumber daya manusia, logistik, dan menghadapi potensi besar invasi menandatangani perjanjian gencatan senjata.

Perjanjian itu diteken di Compegniene, Perancis. Dengan ditandatanganinya perjanjian gencatan senjata sekaligus memastikan kekalahan bagi Jerman.

Baca juga: Prajurit AS Ini Tewas 1 Menit Sebelum Perang Dunia I Berakhir

Pernjanjian di Compegniene ini menghentikan baku tembak tetapi perjanjian sesungguhnya untuk mengakhiri perang baru diteken pada 28 Juni 1919 di Versailles, Perancis.

Perang besar ini dipicu peristiwa pada 28 Juni 1914, ketika Pangeran Franz Ferdinand, putra mahkota Kekaisaran Austro-Hongaria ditembak mati bersama istrinya di Sarajevo, Bosnia.

Pelakunya adalah Gavrillo Princip seorang nasionalis Serbia, yang saat itu merupakan daerah jajahan Austro-Hongaria.

Pemerintah Austro-Hongaria menuding pemerintah Serbia mendalangi pembunuhan karena berharap bisa menggunakan insiden tersebut sebagai pembenaran kemunculan nasionalisme Slavia.

Pada 23 Juli 1914, Austro-Hongaria mengultimatum Serbia untuk menyelesaikan masalah ini. Namun, jawaban Serbia tidak memuaskan sehingga perang semakin di ambang pintu.

Selanjutnya masalah yang awalnya merebak di Balkan menjalar ke seluruh Eropa karena pernjanjian persekutuan sejumlah negara.

Rusia langsung menyatakan dukungannya kepada Serbia yang pada 28 Juni 1914 dihujani bom. Hal itu semakin membuat Rusia merasa wajib melindungi negeri itu.

Rusia kemudian melakukan mobilisasi untuk membela Serbia. Pernyaraan perang Rusia itu kemudian didukung Perancis yang merupakan sekutu Negeri Beruang Merah.

Baca juga: Di Sinilah, Prajurit Persemakmuran Terakhir yang Tewas di Perang Dunia I Dimakamkan

Pada 3 Agustus, Perancis secara resmi menyatakan perang terhadap Jerman.

Pada 3 Agustus malam, Jerman menduduki Belgia yang memicu Inggris, sekutu Belgia, menyatakan perang terhadap Jerman.

Halaman:
Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.