Turki Telah Bagikan Rekaman Pembunuhan Khashoggi kepada Sejumlah Negara

Kompas.com - 11/11/2018, 10:13 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. AFP/KAYHAN OZERPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Turki menyatakan telah membagikan rekaman suara pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi kepada sejumlah negara.

Disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam pidatonya yang disiarkan televisi, rekaman tersebut telah dibagikan kepada Arab Saudi, AS, Jerman, Perancis dan juga Inggris.

"Kami memberikan rekaman tersebut kepada mereka. Mereka telah mendengarkan percakapan yang terjadi. Mereka tahu," kata Erdogan dilansir AFP.

Erdogan menambahkan, pihaknya hanya memberikan rekaman suara dan tanpa disertai dokumen tertulis apa pun.

Dalam pidatonya, tidak dijelaskan secara rinci isi dari rekaman yang telah dibagikan kepada sejumlah pemerintahan negara itu.

Baca juga: Turki Hentikan Pencarian Jenazah Jamal Khashoggi

Pemerintah Turki telah sejak lama mengakui memiliki rekaman suara saat-saat terjadinya pembunuhan Khashoggi di gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul.

Jurnalis The Washington Post yang juga dikenal sebagai pengkritik pemerintah Saudi itu dilaporkan hilang pada 2 Oktober lalu, setelah memasuki gedung konsulat di Istanbul.

Pemerintah Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi telah dibunuh akibat berkelahi dengan sekelompok pria saat berada di konsulatnya di Istanbul, namun tidak memberikan rincian lain, termasuk lokasi jenazahnya.

Terakhir diberitakan surat kabar Turki, Daily Sabah, jenazah Khashoggi telah dilarutkan menggunakan cairan asam dan dibuang ke saluran air oleh pelaku.

Laporan pemberitaan tersebut setelah sumber dari kantor jaksa penuntut mengatakan bahwa tim penyelidik mengklaim menemukan bukti adanya cairan asam dan bahan kimia lainnya dari rumah dinas Konsul Jenderal Saudi di Turki, Mohammed al-Otaibi.

Selain itu dilaporkan, kepolisian Turki telah memutuskan menghentikan proses pencarian jenazah sang jurnalis setelah adanya temuan tersebut.

"Meski demikian, penyelidikan kriminal terkait pembunuhan tersebut akan terus dilanjutkan," kata sebuah sumber kepada Al Jazeera.

Baca juga: Jenazah Jamal Khashoggi Jadi Cairan dan Dibuang ke Saluran Air



Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X