Trump Batal Kunjungi Makam Militer PD I di Paris karena Cuaca Buruk

Kompas.com - 11/11/2018, 08:08 WIB
Melania dan Trump saat berkunjung ke Inggris Melania dan Trump saat berkunjung ke Inggris

PARIS, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menuai kecaman setelah diumumkan batal hadir dalam acara kunjungan ke pemakaman militer Perang Dunia I karena cuaca buruk.

Trump yang telah berada di Perancis bersama istrinya, Melania, untuk peringatan seratus tahun berakhirnya Perang Dunia I, seharusnya berangkat dengan helikopter menuju Pemakaman dan Memorial Amerika Aisne-Marne di Belleau Wood, Sabtu (10/11/2018).

Pemakaman tersebut merupakan lokasi di mana para tentara Marinir AS berhadapan dengan pasukan Jerman pada 1918.

Lebih dari 7.000 orang tewas atau terluka dalam pertempuran pada Juni 1918 di Belleau Wood. Ada sebanyak 2.289 makam korban perang di pemakaman itu.

"Perjalanan Presiden dan Ibu Negara ke Pemakaman dan Memorial Amerika Aisne-Marne telah dibatalkan karena kendala jadwal dan logistik akibat cuaca buruk," tulis pernyataan Gedung Putih, Sabtu (10/11/2018).

Baca juga: Presiden Perancis Ingin Bentuk Tentara Gabungan Eropa, Ini Jawab Trump

Sebagai gantinya, Trump telah mengutus Kepala Staf Jenderal John Kelly dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Joe Dunford untuk mewakili presiden.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumber Gedung Putih menyebutkan, perubahan rencana dari menggunakan helikopter menjadi perjalanan darat sejauh 80 kilometer selama satu jam merupakan alasan sebenarnya dari pembatalan kedatangan Trump.

Hal tersebut mengacu pada waktu yang tidak memadai untuk mempersiapkan iring-iringan kendaraan presiden yang biasanya melibatkan puluhan mobil.

Selain Trump yang batal hadir, agenda kunjungan ke makam militer Perang Dunia I turut dihadiri Presiden Perancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel, dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Kunjungan tersebut seharusnya menjadi satu dari dua yang diagendakan dihadiri Trump selama di Perancis.

Sementara pada Minggu (11/11/2018), Trump dijadwalkan mengunjungi pemakaman militer lainnya di Suresnes, di pinggiran kota Paris.

Trump juga akan bergabung dengan sekitar 70 pemimpin dunia lainnya dalam seremoni di makam prajurit tak dikenal di bawah Arc de Triomphe, Paris.

Baca juga: Bertengkar dengan Trump, Gedung Putih Cabut Izin Liputan Jurnalis CNN

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.