Gunakan Minyak Kotor untuk Masak Makanan, Sekolah di China Diselidiki

Kompas.com - 10/11/2018, 21:01 WIB
Dalam potongan video memperlihatkan orangtua murid sebuah sekolah di China mengerumuni staf kantin setelah orangtua murid menemukan dugaan minyak kotor dipakai untuk memasak makanan bagi anak-anak mereka.Weibo via South China Morning Post Dalam potongan video memperlihatkan orangtua murid sebuah sekolah di China mengerumuni staf kantin setelah orangtua murid menemukan dugaan minyak kotor dipakai untuk memasak makanan bagi anak-anak mereka.

WEIHAI, KOMPAS.com - Sebuah sekolah di Provinsi Shandong, China, menjadi sorotan setelah otoritas setempat merespon tuduhan yang dilayangkan orangtua murid.

SCMP memberitakan Sabtu (10/11/2018), Sekolah Wenquan di Weihai dituduh menggunakan minyak kotor saat mempersiapkan makanan bagi murid-muridnya.

Baca juga: Pakai Fasilitas Sekolah untuk Menambang Mata Uang Digital, Kepsek Dipecat

Tuduhan tersebut muncul setelah orangtua murid yang berkunjung ke sekolah menemukan baskom berisi cairan kental dan hitam.


Media lokal The Beijing News melaporkan, ketika salah satu orangtua murid bertanya kepada pegawai tentang temuan itu, mereka tak bisa menjawabnya.

"Apakah kalian langsung membuang minyak setelah menggoreng sesuatu?" tanya orangtua siswa tersebut. Temuan itu langsung diunggah ke situs Weibo dan WeChat.

Dinas kebersihan makanan distrik Huancui mengatakan, mereka telah mengirim sampel cairan hitam tersebut ke laboratorium.

"Kami juga melaksanakan inspeksi kebersihan serta keamanan makanan setelah insiden itu muncul," demikian penjelasan dinas Huancui.

Shandong Xingshun, perusahaan yang menangani makanan di sekolah itu, merilis keterangan mereka siap bekerja sama dengan otoritas berwajib.

Merujuk kepada situs resminya, perusahaan itu mempunyai 100 klien lembaga publik, termasuk sekolah dan rumah sakit.

Temuan dugaan minyak kotor itu terjadi setelah dinas kesehatan Shanghai menemukan tomat dan bawang yang sudah berjamur di sebuah sekolah internasional.

Buntut penyelidikan yang dilakukan, kepala sekolah internasional itu dipecat. Sementara perusahaan yang menyediakan jasa mengelola kantin diselidiki.

Baca juga: Polisi dan BPBD Riau Bantu Seberangkan Anak Sekolah di Lokasi Banjir



Terkini Lainnya

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional
Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari 'Milkshake'

Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari "Milkshake"

Internasional

Close Ads X