Pakaiannya Dinilai Tak Sopan, Blogger Ini Ditolak Masuk Museum Louvre - Kompas.com

Pakaiannya Dinilai Tak Sopan, Blogger Ini Ditolak Masuk Museum Louvre

Kompas.com - 10/11/2018, 18:33 WIB
Newsha Syeh. blogger Australia yang ditolak masuk ke Museum Louvre karena dianggap berpakaian terbuka.Instagram via Daily Mail Newsha Syeh. blogger Australia yang ditolak masuk ke Museum Louvre karena dianggap berpakaian terbuka.

PARIS, KOMPAS.com - Seorang blogger berpengaruh di Australia menceritakan pengalaman pahitnya ketika ditolak masuk ke Museum Louvre, Perancis.

Newsha Syeh, nama blogger tersebut, ditolak masuk ke museum terbesar dunia itu setelah pakaiannya dianggap tidak pantas.

Baca juga: Dinilai Tak Pantas, Patung Raksasa Ditolak Museum Louvre

Diwartakan news.com.au Sabtu (10/11/2018), Syeh bercerita dia mengunjungi Paris pekan ini, dan hendak masuk ke Louvre ketika dia langsung dicegah petugas keamanan.

Saat itu, dia mengenakan baju low-cut mesh. Syeh menceritakan kekesalahannya di akun Instagram-nya yang memiliki sekitar 231.000 pengikut itu.

Dalam penuturannya, petugas Louvre itu menunjukkan gestur yang sangat mengerikan dan ekspresi wajah yang begitu mengganggu.

Perempuan berusia 25 tahun itu menuturkan, petugas Louvre memintanya untuk menutupi dirinya karena dianggap terbuka.

"Saya merasa sangat sedih. Sebab saya berpikir Louvre-lah yang menerapkan aturan ini. Ternyata tidak," keluh Syeh dalam ceritanya.

Dalam situs resmi museum seperti dikutip Daily Mail, tidak ada ketentuan pakaian seperti yang harus dikenakan pengunjung.

Namun, terdapat poin pengunjung dilarang masuk jika telanjang, mengenakan pakaian renang, tanpa mengenakan alas kaki, atau berpakaian yang menunjukkan dada.

Kepada The Sun, Syeh mengaku dia pernah berkunjung ke Louvre sebelumnya dengan mengenakan baju yang sama. Namun tidak ada masalah.

"Jelas ini sudah masuk ke ranah prasangka pribadi," kecamnya. Unggahan tersebut langsung mendapat dukungan dari netizen.

Salah seorang warganet bercerita dan saudaranya pernah mengunjungi museum tersebut sambil mengenakan pakaian musim dingin.

Namun, oleh petugas mereka dilarang masuk karena dianggap tidak sopan. "Mereka sangat kasar. Jadi kami tak punya pilihan selain pergi dengan rasa malu," tuturnya.

Baca juga: Pria Mesir Jadi Tersangka Serangan Pisau di Museum Louvre



Close Ads X