Pesawat Milik Maskapai Jamaika Mendarat Darurat, 6 Luka - Kompas.com

Pesawat Milik Maskapai Jamaika Mendarat Darurat, 6 Luka

Kompas.com - 09/11/2018, 20:26 WIB
Sebuah pesawat Boeing 757-200 milik maskapai Fly Jamaica Airways mendarat darurat di bandara Georgetown, Guyana, Jumat (9/11/2018).Daily Mail Sebuah pesawat Boeing 757-200 milik maskapai Fly Jamaica Airways mendarat darurat di bandara Georgetown, Guyana, Jumat (9/11/2018).

GEORGETOWN, KOMPAS.com - Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Fly Jamaica Airways mendarat darurat di bandara Georgtown, Guyana, Jumat (9/11/2018), mengakibatkan enam orang terluka.

Pesawat Boeing 757-200 itu seharusnya terbang menuju Toronto, Kanada saat mengalami masalah hidrolik setelah lepas landas.

Menteri Transportasi Guyana David Patterson mengatakan, pilot akhirnya memutuskan untuk kembali ke bandara sebelum akhirnya pesawat tergelincir di landasan pacu.

Baca juga: Pesawat Maskapai China Mendarat Darurat Tanpa Dua Roda

Patterson mengatakan, para luka-luka yang diderita korban tidak membahayakan jiwa mereka dan sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

"Kondisi mereka stabil dan berada dalam pengawasan medis. Tidak dilaporkan adanya korban yang mengalami patah tulang," tambah Patterson.

Pesawat Boeing itu membaawa 118 penumpang dan delapan awak termasuk 82 orang warga Kanada, 35 warga Guyana, dan masing-masing satu dari Pakistan, Trinidad, dan Amerika Serikat.

Kepolisian dan militer Guyana menutup lokasi kecelakaan agar tim penyidik bisa melakukan pekerjaan mereka.

"Kami bisa memastikan pesawat Fly Jamaica dengan nomor penerbangan OJ256 tujuan Toronto kembali ke Georgetown karena masalah teknis dan mengalami kecelakaan saat mendarat," demikian manajemen Fly Jamaica.

"Saat ini, kami yakin seluruh 118 penumpang dan delapan awak selamat. Kami akan memberikan informasi terbaru sesegera mungki," tambah manajemen.

Baca juga: Kaca Kokpit Retak Dihantam Badai, Tianjing Airlines Mendarat Darurat


Terkini Lainnya

Joko Driyono Diperiksa 20 Jam sebagai Tersangka Perusakan Barang Bukti

Joko Driyono Diperiksa 20 Jam sebagai Tersangka Perusakan Barang Bukti

Megapolitan
Citarum Harum yang Dianggap Tak Maksimal..

Citarum Harum yang Dianggap Tak Maksimal..

Megapolitan
Teka Teki Kasus Penganiayaan Pegawai KPK yang Mulai Terkuak..

Teka Teki Kasus Penganiayaan Pegawai KPK yang Mulai Terkuak..

Megapolitan
Debat Kedua, Para Capres Dinilai Sudah Mulai Bahas Hal Konseptual

Debat Kedua, Para Capres Dinilai Sudah Mulai Bahas Hal Konseptual

Nasional
Jokowi: Debat Kok Dilaporkan, Enggak Usah Debat Saja...

Jokowi: Debat Kok Dilaporkan, Enggak Usah Debat Saja...

Nasional
Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Guru Honorer di Depok Keluhkan Gaji yang Terlambat

Megapolitan
Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Teriakan Pendukung dalam Debat Dinilai Bisa Intimidasi Kandidat

Nasional
Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Warga Inggris yang Tampar Petugas Imigrasi Bali Mengaku Disiksa di Penjara

Internasional
Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan

Close Ads X