Korsel: Hadiah Makanan dari Kim Jong Un Tak Berbahaya

Kompas.com - 09/11/2018, 19:27 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama istrinya Ri Sol Ju (sisi kiri), berpose dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Ibu Negara Kim Jung-sook di Gunung Paektu Kamis (20/9/2018) setelah pertemuan. AFP/Pyeongyang Press CorpsPemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama istrinya Ri Sol Ju (sisi kiri), berpose dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Ibu Negara Kim Jung-sook di Gunung Paektu Kamis (20/9/2018) setelah pertemuan.

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Selatan ( Korsel) menginformasikan kepada warganya soal status hadiah makanan yang diberikan Pemimpin Korea Utara ( Korut) Kim Jong Un.

Diberitakan Yonhap via Newsweek Kamis (8/11/2018), Kantor Kepresidenan (Cheong Wa Dae) mengumumkan makanan tersebut tidak berbahaya.

Dalam keterangan resminya, Cheong Wa Dae telah melakukan proses karantina terhadap dua ton jamur pinus, dikenal juga sebagai jamur matsutake, sejak tiba di Seoul.

Baca juga: Jamur Pinus Mahal Jadi Hadiah Spesial Kim Jong Un untuk Moon Jae-in

Otoritas Korsel juga melaksanakan tes radiasi di jamur tersebut. Hasilnya, kandungan radiasi dalam jamur tersebut sangat jauh dari batas bahaya.

Cheong Wa Dae menyatakan, radiasi dalam jamur itu 0,034 microsieverts (usv). Sementara batas yang ditetapkan Badan Atom Dunia (IAEA) adalah 1.000 usv.

"Karena itu, kami menginformasikan bahwa jamur tersebut tidak berbahaya serta aman dikonsumsi," demikian pernyataan dari Cheong Wa Dae.

Pernyataan itu ditentang politisi oposisi dari Partai Liberal Kim Seung-hee. "Pemerintah tidak memindai jamur tersebut," ujarnya kepada KBS World Radio.

Kim mengirim jamur tersebut ketika dia bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-in di Pyongyang pada 18-20 September lalu.

Gestur yang ditunjukkan Kim terjadi jelang Chuseok, atau juga dikenal sebagai Thanksgiving Korea, yang jatuh pada 24 September.

Di luar negeri, jamur tersebut merupakan makanan mewah dengan harga yang dilaporkan mencapai 2,6 juta dollar AS, atau Rp 38,1 miliar.

Halaman:


Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X