Bos Narkoba Incaran AS Ditangkap saat Makan di Restoran bersama Putranya - Kompas.com

Bos Narkoba Incaran AS Ditangkap saat Makan di Restoran bersama Putranya

Kompas.com - 09/11/2018, 10:40 WIB
Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

QUERETARO, KOMPAS.com - Gubernur negara bagian Queretaro, Meksiko, Francisco Domingo Servien, mengonfirmasi penangkapan gembong narkoba paling diburu asal Kolombia, Humberto Chavez-Gastelum.

Melansir Daily Mail, Kamis (8/11/2018), dia ditangkap saat makan di sebuah restoran bersama dengan putranya, Alfonso Chaves, dan lima rekan lainnya.

Sebuah tim dari agen federal Meksiko didukung oleh marinir dan petugas interpol setempat menggerebek Mochomos, sebuah jaringan restoran terkenal di Santiago de Queretaro, Meksiko pada Selasa malam lalu.

Baca juga: Permintaan Gembong Narkoba El Chapo untuk Peluk Istri Ditolak Hakim

Sudah selama tiga tahun Drug Enforcement Agency (DEA) melakukan penyelidikan terhadap keberadaan gembong narkoba itu.

Berdasarkan laporan dari Noticieros Telvisa, Chavez-Gastelum ditahan di penjara dengan keamanan super ketat Altiplano.

Fasilitas tersebut sama dengan yang digunakan oleh aparat untuk mengurung Joaquin "El Chapo" Guzman, yang kemudian kabur pada Juli 2015.

Banyak juga pemimpin kartel narkoba paling berbahaya di Meksiko yang dibui di sana.

Chavez-Gastelum didakwa pada September lalu oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat di Central District, California.

Dia memimpin organisasi kriminal yang menyelundupkan kokain senilai ratusan juta dollar AS dari Kolombia ke Meksiko, untuk akhirnya dijual di wilayah AS.

Sebelumnya, otoritas AS telah menahan Victor Hugo Cuellar-Silva, warga asli kolombia yang mengatur jaringan Chavez-Gastelum. Dia diekstradisi dari Kolombia pada 17 September lalu.

Jaringan kartel narkoba Chavez-Gastelum telah memperpanjang operasi perdagangannya sampai ke Thailand.

Baca juga: Persidangan Gembong Narkoba El Chapo di New York Dijaga Ketat

Selama investigasi tiga tahun, sudah ada 3,4 ton kokain dengan potensi nilai jualan mencapai 500 juta dollar AS.

Pihak berwenang pernah menyisat 1.329 kg kokain dari sebuah pesawat yang jatuh ke laut Karibia, usai meninggalkan Venezuela.

Pada sebuah operasi terpisah, 883 kg kokain ditemukan mengambang di lepas pantai Tumaco, Kolombia.



Close Ads X