Jelang Natal, Trudeau Desak Karyawan Pos Hentikan Aksi Mogok Kerja

Kompas.com - 09/11/2018, 09:43 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

OTTAWA, KOMPAS.com - Sejumlah kantor pos di Kanada atau The Canada Post berhenti beroperasi akibat aski mogok kerja oleh Serikat Kerja Pos Kanada (CUPW) di sejumlah wilayah.

Diwartakan CBC, Kamis (8/11/2018), mereka menyerukan peningkatan upah dan tunjangan dalam kontrak kerja baru.

"Ini tentang mengubah kantor pos untuk mengtasai masalah terbesar kita, seperti kemiskinan, perubahan iklim, dan ketidaksetaraan," kata James Hutt, koordinator Delivering Community Power.

Baca juga: China Peringatkan Warganya di Kanada agar Tak Pakai Ganja


Dia menilai, proposal green energy seperti efisiensi energi di kantor pos bakal menghemat uang dalam jangka panjang dan layanan yang diperluas harus dikelola oleh perbankan pos.

Namun, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau justru melayangkan peringatan kepada kantor pos Kanada dan para pekerja yang mogok.

Trudeau meminta mereka menyelesaikan masalah atau menghadapi intervensi pemerintah untuk memastikan paket terkirim selama musim liburan.

Sebagai informasi, aksi mogok secara bergantian telah digelar sejak 22 Oktober lalu, dengan total 150 kota.

"Musim Natal sudah dekat dan kita tahu saat itulah warga menggunakan Canada Post lebih dari biasanya," ucapnya, seperti dikutip AFP.

"Tentu saja manajemen dan serikat pekerja tahu ini. Tapi jika tidak segera memandang untuk diselesaikan, padahal semua opsi akan ada," imbuhnya.

Serikat pekerja meminta karyawan baru untuk membantu memenuhi peningkatan 30 persen dalam pengiriman paket.

Baca juga: Asosiasi Dokter di Kanada Resepkan Kunjungan Museum sebagai Pengobatan

Selain itu, mereka juga menuntut diakhirinya lembur paksa dan pembayaran ekuitas untuk operator di wilayah pedesaan.

Aksi pemogokan pada Kamis (8/11/2018) berlangsung di pesisit Atlantik dan Pasifik Kanada, memicu berhentinya pengiriman surat dan parsel.

"Pelanggan akan menghadapi penundaan pengiriman selama beberapa hari," demikian pernyataan Canada Post dalam pernyataan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,CBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X