Pakai Paspor Israel Palsu, Tiga Pria Iran Ditahan di Bulgaria

Kompas.com - 08/11/2018, 21:50 WIB
Polisi perbatasan berjaga di perbatasan Bulgaria dan Turki di Kapitan Andreevo.AFP / DIMITAR DILKOFF Polisi perbatasan berjaga di perbatasan Bulgaria dan Turki di Kapitan Andreevo.

SOFIA, KOMPAS.com - Polisi perbatasan Bulgaria menahan tiga warga negara Iran yang mencoba memasuki negara itu dengan menggunakan paspor Israel palsu.

Melansir dari Al Arabiya, ketiga warga negara Iran tersebut adalah pria berusia antara 20-an dan 30-an tahun. Mereka ditahan saat tiba di pos pemeriksaan di perbatasan antara Bulgaria dengan Turki di Kapitan Andreevo, pada 31 Oktober lalu.

Tidak dijelaskan bagaimana ketiga warga Iran itu dapat melewati pemeriksaan di Turki tanpa terdeteksi. Juga terkait alasan tiga warga Iran itu menggunakan paspor Israel.

Oleh pihak berwajib, ketiganya dipindahkan ke sebuah fasilitas penahanan orang asing sementara di Lyubiments, di Bulgaria tenggara.


Baca juga: Paspor Rusak Digigit Anjing, Pengantin Baru asal Inggris Ditolak Masuk Bali

Mengutip dari The Jerusalem Post, Kementerian Dalam Negeri Bulgaria, dalam pernyataannya, menyebut ketiganya telah diproses untuk deportasi.

Kasus ini bukan kali pertama warga negara Iran ditangkap karena menggunakan paspor Israel palsu.

Juli lalu, seorang pria Iran bernama Ismail Kazem Hosseinitaghi (42), ditangkap di Bandara Internasional Indira Gandhi, Dehli, saat bepergian menggunakan paspor Israel palsu.

Dia kemudian diterbangkan kembali ke Kathmandu, tempat keberangkatannya.

Menurut laporan yang diberitakan The Himalayan Times, pria itu mendapatkan paspor palsu saat berada di Turki dan merencanakan perjalanan ke Eropa.

"Lebih mudah untuk masuk ke Eropa dengan paspor Israel. Saya biasa menyimpan sau di saku saya dan penunjukkan paspor lain kepada petugas imigrasi bandara," kata pria Iran itu.

"Saya menghadapi ancaman keamanan di negara asal saya. Karena itu saya ingin melarikan diri ke Eropa demi keselamatan saya. Saya ingin menetap di Eropa dengan keluarga saya," tambahnya.

Baca juga: Sobek Paspor Warga Singapura, Petugas Imigrasi Malaysia Diperiksa



Terkini Lainnya

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional

Close Ads X