Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/11/2018, 21:03 WIB

3. Teater Lyceum
Setelah 10 tahun mengabdi sebagai pegawai negeri, Stoker meninggalkan Kastil Dublin. Di akhir, Irving menawarkan sebuah pekerjaan.

Stoker mendapat tawaran menjadi acting manajer, dan kemudian manajer bisnis di Teater Lyceum. Jabatan yang diembannya selama 27 tahun berikutnya.

Sebagai manajer, tugasnya adalah menulis surat, kadang hingga 50 lembar per hari, untuk Irving, dan menemani sang aktor selama tampil di luar negeri.

Baca juga: Malam Halloween, Berani Menginap di Kastil Drakula?

Pada 1878, dia menikah dengan Florence Balcombe,seorang aktris berpotensi yang juga putri Letnan Kolonel James Balcombe.

Di 31 Desember 1879, mereka dianugerahi seorang putra yang diberi nama Irving Noel Thornley Stoker yang merupakan gabungan nama dari aktor Henry Irving dan ibunya.

Karena bekerja bagi Irving, Stoker banyak bersinggungan dengan masyarakat kelas atas di mana dia bertemu seniman Amerika Serikat James Abbott McNeill Whistler.

Selain itu, dia juga menjalin hubungan dengan penulis Sir Arthur Conan Doyle yang dikenal karena karya novel detektif Sherlock Holmes.

4. Lahirnya Dracula
Di 1890, Stoker berkunjung ke kota pesisir Whitby, di mana tempat itu menjadi bagian dari inspirasinya menulis novel tentang Drakula.

Selama bekerja di Lyceum, dia menulis sejumlah karya. Antara lain The Primrose Path, koleksi cerita pendek Under the Sunset dan novel The Snake's Pass.

Baca juga: Kastil Drakula di Romania Siap Sambut Pengunjung Baru

Pada 1897, novel Dracula yang merupakan mahakaryanya lahir. Meski menuai kritikan positif, buku itu tidak terlalu populer hingga dia meninggal dunia.

Setelah itu, dia kembali menulis buku fiksi dan non-fiksi. Total sepanjang hidupnya, Stoker telah menulis sekitar 12 novel.

Selain Dracula, dia juga mengarang Miss Betty, The Mystery of the Sea, The Jewel of Seven Stars, hingga The Garden of Evil.

5. Kematian
Stoker menjabat sebagai manajer di Lyceum hingga Irving meninggal dunia di 1905. Tak lama setelah kematian Irving, Stoker menderita stroke.

Dia meninggal di St George's Square London pada 20 April 1912 dalam usia 64 tahun karena menderita kelelahan hingga sifilis.

Dia dikremasi, dan abunya disemayamkan di Krematorium Golders di utara London. Abu Irving Noel Stoker ditempatkan di sebelah ayahnya setelah dia meninggal di 1961.

Baca juga: Vampire Sangria, Minuman Segar ala Drakula

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.