China Pamer Sistem Radar dan Misil Anti-Kapal Terbaru

Kompas.com - 08/11/2018, 20:01 WIB
Sistem radar intelijen 609 buatan China. SCMP / DICKSON LEESistem radar intelijen 609 buatan China.

BEIJING, KOMPAS.com - China mengungkap dua sistem persenjataan taktis canggih terbarunya dalam pameran dirgantara terbesar di negara itu, China Airshow di Kota Zhuhai.

Versi ekspor dari sistem radar intelijen 609 dan rudal anti-kapal CM-401, yang telah digunakan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dalam pertahanan perbatasan dan pantai di China, untuk pertama kalinya dipamerkan secara terbuka.

Para pakar menilai pameran tersebut sebagai langkah untuk menghalangi persaingan di Laut China Timur dan Selatan.

Sistem radar intelijen 609 diklaim mampu mendeteksi dan memberikan peringatan dini terhadap pesawat siluman seperti F-35 milik AS, misil taktis balistik, serta target yang mendekat ke luar angkasa.

Sistem radar tersebut dikembangkan oleh 14th Insitute dari China Electronic Technology Group Corporation (CETC).

Baca juga: China Rekrut 31 Siswa Jenius untuk Jadi Ilmuwan Senjata AI

Melansir dari SCMP, menurut pakar militer Hong Kong, Song Zhongping, sistem radar 609 telah menjadi bagian penting dari pertahanan anti-pesawat siluman dan anti-rudal balistik China.

Sistem radar tersebut dapat diintegrasikan dengan sistem tempur udara dan laut PLA dan membentuk jaringan pertahanan yang solid untuk serangan udara-ke-udara dan udara-ke-laut.

"Sistem rudal CM-401 tersebut awalnya adalah rudal balistik anti-kapal yang dimodifikasi dari sistem pertahanan rudal taktis," kata Song, yang kerap muncul sebagai komentator militer untuk stasiun televisi Phoenix di Hong Kong.

"PLA menggunakan versi canggih dari sistem radar 609 dan rudal CM-401 dan sebagian besar dikerahkan ke Asia timur laut dan Laut China Timur, di mana Beijing menghadapi ancaman senjata nuklir dan pesawat siluman," tambah Song.

Menurut pengamat militer yang berbasis di Beijing, Zhou Chenmung, debut publik dua sistem persenjataan canggih China itu juga bertujuan menunjukkan kepada para pesaingnya, terutama AS.

"Radar intelijen 609 mungkin merupakan ancaman terbesar yang ingin ditunjukkan China kepada AS," kata Zhou.

"Beberapa senjata canggih yang ditampilkan Beijing di pameran itu ditujukan kepada para atase militer asing yang tertarik untuk memata-matai intelijen militer China bukan penonton umum dan penggemar militer," tambahnya.

Baca juga: Modernisasi Militer, China Tambah Senjata Nuklirnya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber SCMP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X