Rusia Klaim Gagalkan Ancaman Serangan "Drone" Teroris selama Piala Dunia 2018

Kompas.com - 08/11/2018, 18:15 WIB
Perancis merayakan keberhasilan menjadi juara Piala Dunia 2018 seusai mengalahkan Kroasia pada laga final di Stadion Luzhniki, 15 Juli 2018. AFP/FRANCK FIFEPerancis merayakan keberhasilan menjadi juara Piala Dunia 2018 seusai mengalahkan Kroasia pada laga final di Stadion Luzhniki, 15 Juli 2018.

MOSKWA, KOMPAS.com - Dinas Keamanan Rusia mengklaim telah berhasil menggagalkan sejumlah ancaman serangan drone teroris selama gelaran Piala Dunia 2018 pada Juni hingga Juli lalu.

Pernyataan itu diungkapkan Direktur Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB), Alexander Bortnikov saat pertemuan terbuka dengan para kepala dinas khusus dan lembaga penegak hukum pada Rabu (7/11/2018).

Direktur FSB mengklaim dinas keamanan Rusia telah menemukan tujuh kelompok yang merencanakan serangan dengan sasaran para turis asing yang menjadi penonton pertandingan di Piala Dunia.

Ditambahkan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev, keberhasilan menggagalkan ancaman serangan teroris selama gelaran Piala Dunia juga tidak lepas dari peran kolega asing.

Baca juga: Iran Telah Melancarkan 700 Serangan Drone ke Pasukan ISIS di Suriah

"Ini menjadi contoh kerja sama internasional yang sukses di bidang keamanan di mana upaya bersama telah berhasil menghindarkan penyelenggaraan Piala Dunia di Rusia tahun ini dari serangan teroris," kata Patrushev seperti dilansir kantor berita Rusia, RIA News.

Bortnikov tidak menyebut secara spesifik terkait serangan drone yang digagalkan.

Namun dalam laporannya, FSB menegaskan ancaman serangan drone teroris tidak hanya datang selama berlangsungnya Piala Dunia 2018 lalu, melainkan juga dalam persiapan dan pengorganisasian agenda olahraga dan politik massal lainnya.

Melansir dari Daily Mirror, Rusia telah memperketat aturan penggunaan pesawat tanpa awak atau drone sejak Juni 2016.

Bortnikov mengatakan, penyebaran perangkat drone yang dijual bebas dan tidak terkendali telah meningkatka kemungkinan serangan teror di tanah Rusia.

"Menurut pendapat kami, untuk mencegah dan segera menetralkan ancaman ini perlu segera bersama-sama menyusun kerangka peraturan dalam penggunaan drone," kata Bortnikov.

Pelaksanaan Piala Dunia yang dimenangkan oleh Perancis itu disebut sebagai kemenangan besar bagi kehumasan Presiden Vladimir Putin.

Putin pada Juli mengatakan, penyelenggaraan piala dunia di Rusia telah membantu menghilangkan prasangka tentang negara itu.

"Orang-orang telah mulai melihat Rusia sebagai negara yang ramah bagi siapa pun yang berkunjung ke sini," kata Putin.

Baca juga: Lolos dari Serangan Drone, Presiden Venezuela Dapat Dukungan Erdogan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

Internasional
Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X