Saudi Lacak Jamal Khashoggi Menggunakan Alat Buatan Israel

Kompas.com - 08/11/2018, 18:10 WIB
Potongan rekaman kamera pengawas memperlihatkan Jamal Khashoggi (kiri) ketika memasuki gedung konsulat di Istanbul, Turki. Sedangkan foto kanan adalah pelaku yang mengenakan pakaian sama dengan Khashoggi beberapa jam setelah jurnalis 60 tahun itu memasuki gedung. via CNNPotongan rekaman kamera pengawas memperlihatkan Jamal Khashoggi (kiri) ketika memasuki gedung konsulat di Istanbul, Turki. Sedangkan foto kanan adalah pelaku yang mengenakan pakaian sama dengan Khashoggi beberapa jam setelah jurnalis 60 tahun itu memasuki gedung.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan teknologi Israel kemungkinan membantu Arab Saudi melacak jurnalis Jamal Khashoggi yang tewas dibunuh 2 Oktober lalu.

Pernyataan tersebut disampaikan Edward Snowden, mantan staf intelijen Amerika Serikat (AS) yang jadi buronan karena membocorkan dokumen rahasia di 2013.

Berbicara dalam konferensi di Tel Aviv via video, Snowden memberikan pertanyaan bagaimana pembunuhan Khashoggi bisa terjadi.

Baca juga: Saudi Bakal Bayar Kompensasi kepada Keluarga dan Tunangan Khashoggi

Diwartakan Haaretz Rabu (7/11/2018), Saudi bisa mendapatkan informasi berkat alat yang dipakai untuk memata-matai teman Khashoggi yang hidup dalam pengasingan di Kanada.

Lembaga penelitian Kanada Citizen Lab pada Oktober memberikan laporan, perusahaan teknologi bernama NSO menaruh NSO's Pegasus Spyware ke ponsel Omar Abdulaziz.

Abdulaziz menjelaskan, dia sering menggunakan teleponnya untuk berdiskusi dengan Khashoggi mengenai politik Saudi maupun rencana proyek yang bakal digarap bersama.

Dia mengaku diskusi itu terjadi beberapa bulan sebelum Khashoggi dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, dan menyatakan ponselnya selalu diawasi.

"Saya tidak tahu konsekuensi seperti apa yang bakal timbul karena perusahaan itu tak bakal berkomentar. Namun fakta tersebut belum pernah diungkap," ujar Snowden.

Berbicara dari lokasi rahasia di Moskwa, Rusia, Snowden berkata piranti lunak NSO digunakan untuk melanggar HAM dari kalangan oposisi hingga aktivis.

Pernyataan Snowden mendapat balasan dari NSO. Perusahaan yang berdiri pada 2010 itu menegaskan hanya menjual produk kepada pemerintahan yang sah.

Produk mereka dipakai untuk memerangi kejahatan dan terorisme, serta menyelamatkan nyawa dari bandar narkoba hingga pelaku kejahatan seksual.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X