Kompas.com - 08/11/2018, 17:56 WIB
|

OSLO, KOMPAS.com - Sebuah operasi penyelamatan digelar, Kamis (8/11/2018), untuk mencegah sebuah fregat AL Norwegia tenggelam setelah bertabrakan dengan sebuah kapal tanker berbendera Malta di perairan sebelah barat negeri itu.

Akibat kecelakaan yang terjadi pada sekitar pukul 03.00 GMT di perairan sibuk di Hjeltefjord dekat kota Bergen itu mengakibatkan delapan orang luka ringan.

Sebanyak 137 orang awak berada di atas kapal fregat KNM Helge Ingstad yang baru saja kembali dari latihan perang NATO "Trident Juncture".

Baca juga: Kekuatan AL Taiwan Bertambah dengan Dua Fregat dari AS

Setelah bertabrakan dengan kapal tanker Sola TS, seluruh awak kapal perang itu bisa dievakuasi.

"Air masuk begitu banyak dan terdapat kemungkinan kapal itu tenggelam," seorang petugas di pusat penyelamatan Sola.

Sederet foto yang sudah muncul di dunia maya dan disiarkan stasiun televisi memperlihatkan kapal tersebut sudah selaruh terendam dan telah ditarik ke pantai terdekat.

"Kami mencoba segala cara untuk menyelamatkan kapal itu. Semua peralatan dan tenaga sudah dimobilisasi," kata Letnan Kolonel Ivar Moen dari angkatan bersenjata Norwegia.

Sementara itu, kapal tanker berbobot mati 62.000 ton yang bertabrakan dengan fregat tersebut hanya mengalami kerusakan ringan dan tak satu pun dari 23 awaknya mengalami luka.

Kapal berbendera Malta itu kini tengah menunggu bantuan untuk dipandu ke terminal minyak terdekat dari lokasi tabrakan.

Menurut Badan Pesisir Norwegia, sebuah helikopter yang mengangkut 10 meteri kubik BBM di fregat itu rusak berat.

"Namun, jumlah minyak yang tumpah ke laut belum bisa dipastikan," ujar Letkol Moen.

Baca juga: Lintasi Selat Channel, Kapal Perusak Rusia Dikuntit Fregat Inggris

Badan Investigasi Kecelakaan Norwegia kini tengah menggelar penyelidikan terkait penyebab tabrakan kedua kapal itu.

KNM Helge Ingstad dibangun pada 2009 dan salah satu operasi yang dijalaninya adalah penghancuran senjata kimia Suriah pada Desember 2013 dan Mei 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.