Pakai Kostum ala Yunani Kuno, Duta Besar Turki di Uganda Dipulangkan

Kompas.com - 08/11/2018, 15:23 WIB
Duta besar Turki untuk Uganda, Sedef Yavuzalp (kanan) dan seorang pejabat mengenakan kostum ala Yunani kuno saat menghadiri acara peringatan Hari Republik di Kampala, 29 Oktober 2018 lalu.THE NEW ARAB / TWITTER @dokuz8_EN Duta besar Turki untuk Uganda, Sedef Yavuzalp (kanan) dan seorang pejabat mengenakan kostum ala Yunani kuno saat menghadiri acara peringatan Hari Republik di Kampala, 29 Oktober 2018 lalu.

KAMPALA, KOMPAS.com - Kementerian Luar Negeri Turki telah menarik duta besarnya di Uganda, karena mengenakan kostum Yunani kuno saat menghadiri acara peringatan Hari Republik di Kampala.

Duta Besar Turki untuk Uganda, Sedef Yavuzalp menuai kritikan setelah memilih mengenakan gaun yang terinspirasi dari model pakaian Yunani kuno dalam acara peringatan berdirinya Republik Turki modern yang digelar pada 29 Oktober lalu.

Dalam foto yang diunggap parlemen Uganda ke media sosial Twitter, Yavuzalp mengenakan gaun putih didampingi seorang pejabat Turki yang mengenakan jubah berwarna merah lengkap dengan mahkota daun emas.

Baca juga: Turki: Sanksi AS kepada Iran Langkah yang Berbahaya


Surat kabar Turki, Sozcu pada Sabtu (3/11/2018), menampilkan foto-foto tersebut di halaman depan dengan menuliskan Yavuzalp mengenakan kostum Helen of Troy dan rekannya mengenakan kostum Dewa Yunani, Zeus.

"Skandal besar pada peringatan Hari Republik, duta besar menjadi Helen dan asistennya adalah Zeus," tulis surat kabar itu.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan telah menggelar penyelidikan untuk mengetahui alasan dan latar belakang pemilihan kostum itu dan mengumumkan telah memanggil Yavuzalp kembali.

"Investigasi mendesak telah dilakukan setelah tersebarnya foto duta besar di surat kabar dan media sosial saat acara peringatan. Dalam hal ini, duta besar telah dipanggil kembali," tulis Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu.

Penggunaan simbol-simbol Yunani kuno kurang diterima dengan baik oleh nasionalis Turki yang secara keras menegaskan Tuki sebagai negara modern, meskipun memiliki sejarah panjang peradaban Yunani dan Romawi di wilayahnya.

Menurut surat kabar Sozcu dilansir The New Arab, Duta Besar Yavuzalp adalah seorang diplomat berpengalaman yang telah ditempatkan di Kampala selama lima tahun terakhir.

Baca juga: Bandara Baru di Istanbul Diklaim Turki sebagai yang Terbesar di Dunia



Terkini Lainnya

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Internasional
Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Iran Tak Bakal Bernegosiasi dengan Trump, kecuali...

Internasional
Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional

Close Ads X