8 Rekor Baru yang Tercatat dalam Pemilu Paruh Waktu AS - Kompas.com

8 Rekor Baru yang Tercatat dalam Pemilu Paruh Waktu AS

Kompas.com - 08/11/2018, 10:16 WIB
Rashida Tlaib (kiri) dan Ilhan Omar. Dua perempuan Muslim pertama yang menduduki jabatan sebagai anggota Kongres Amerika Serikat.AP via Al Jazeera Rashida Tlaib (kiri) dan Ilhan Omar. Dua perempuan Muslim pertama yang menduduki jabatan sebagai anggota Kongres Amerika Serikat.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Setelah delapan tahun menjadi minoritas di House of Representatives atau DPR, Partai Demokrat berhasil meraih kursi terbanyak pada pemilu paruh waktu kali ini.

Meski demikian, Partai Republik masih mendominasi di Senat sehingga mampu mengantisipasi referendum terhadap kepemimpinan Donald Trump.

Pemilu paruh waktu 2018 yang digelar pada Selasa (6/11/2018) itu turut memecahkan sejumlah rekor, bahkan beberapa kandidat yang menang merupakan pertama tercatat dalam sejarah.

Berikut sejumlah rekor baru dalam pemilu paruh waktu AS:


Pemilu paruh waktu termahal

Business Insider mencatat, pemilihan Kongres tahun ini menjadi yang termahal dalam sejarah AS.

Baca juga: Pemilu Paruh Waktu AS: Partai Demokrat Menang di DPR, Ini Reaksi Trump

Center for Responsive Politics memproyeksikan total 5,2 miliar dollar AS atau Rp 76,2 triliun digelontorkan pada pemilu tahun ini.

Angka itu memecahkan rekor pemilu paruh waktu sebelumnya, yaitu 4,4 miliar dollar AS pada 2016.

Uang tersebut merupakan dana yang diperoleh dan dihabiskan oleh para kandidat dari masing-masing donatur untuk menggalang dukungan dari rakyat.

Warga Orange County,, Huntington Beach, California, menyumbangkan suara mereka dalam pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada Selasa (6/11/2018). (AFP/Mark Ralston) Warga Orange County,, Huntington Beach, California, menyumbangkan suara mereka dalam pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada Selasa (6/11/2018). (AFP/Mark Ralston)
Tingkat partisipasi tertinggi

Menurut The New York Times, diperkirakan ada 114 juta pemilih yang berpartisipasi dalam pemilu paruh waktu tahun ini.

Pada 2014, tingkat partisipasi tercatat hanya 83 juta orang.

Tahunnya para perempuan

Menurut CNN, ada 98 perempuan kini berada di DPR dengan 84 orang di antaranya berasal dari Partai Demokrat, dan sisanya Partai Republik.

Pusat Perempuan dan Politik Amerika di Rutgers University mencatat, hampir 80 persen dari perempuan yang berkompetisi memperebutkan posisi di DPR berasal dari Partai Demokrat.

Rekor baru ditorehkan selama penyelanggaraan pemilu paruh waktu AS, yaitu sebanyak 237 perempuan menjadi kandidat.

Perempuan termuda di Kongres

Tahun lalu, Alexandria Ocasio-Cortez sedang mencampur koktail di sebuah restoran di New York.

Tapi sekarang, perempuan usia 29 tahun itu melangkah ke gedung Capitol setelah menjadi perempuan termuda yang pernah terpilih untuk Kongres.

Melansir BBC, Abby Finkenauer (29) memenangi pemilu di Iowa dan bergabung dengan Ocasio-Cortez sebagai perempuan termuda di Kongres.

Kemenangan penduduk asli Amerika

Di Kansas, Sharice Davids memenangi pemilihan, sedangkan di New Mexico Debra Haaland menang telak.

Keduanya merupakan kandidat dari Partai Demokrat. Namun, yang paling istimewa dari keduanya, mereka perempuan dari penduduk asli Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres.

Muslim pertama

Partai Demokrat juga menyumbangkan rekor lain yang tercatat dalam midterm elections 2018.

Rashidan Tlaib di Michigan dan Ilhan Omar di Minnesota menjadi perempuan Muslim pertama yang terpilih.

Baca juga: 2 Perempuan Muslim Ini Terpilih Jadi Anggota Kongres AS

Omar melarikan diri dari perang saudara di Somalia pada usia delapan tahun bersama orangtuanya. Dia menghabiskan empat tahun hidup di kamp pengungsi di Kenya sebelum akhirnya tinggal di AS.

Orientasi seksual kandidat gubernur

Anggota Kongres Partai Demokrat Jared Polish memenangi pemilihan gubernur Colorado.

Dia merupakan orang pertama yang secara terbuka mengungkapkan orientasi seksual sebagai gay sejak masih sebagai kandidat gubernur.

Korea-Amerika di Kongres

Kandidat dari partai republik Young Kim mengalahkan Gil Cineros dari Partai Demokrat di pemilihan distrik kongresional ke-39 di California.

Dia menjadi perempuan Korea-Amerika pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres.



Close Ads X