Kompas.com - 08/11/2018, 07:34 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Setidaknya ada 95 perempuan yang berhasil meraih kursi di House of Representatives atau DPR Amerika Serikat selama pemilu paruh waktu yang digelar Selasa lalu.

Diwartakan VOA News, Rabu (7/11/2018), Partai Demokrat yang pada akhirnya dapat menguasai DPR seusai "puasa" selama delapan tahun tercapai berkat kaum Hawa.

Menurut CNN, ada 98 perempuan yang diproyeksikan berada di DPR dengan 84 orang di antaranya berasal dari Partai Demokrat, dan sisanya Partai Republik.

Baca juga: Pemilu Paruh Waktu AS: Partai Demokrat Menang di DPR, Ini Reaksi Trump

Pusat Perempuan dan Politik Amerika di Rutgers University mencatat, hampir 80 persen dari perempuan yang berkompetisi memperebutkan posisi di DPR berasal dari Partai Demokrat.

Rekor baru ditorehkan selama penyelanggaraan pemilu paruh waktu AS, yaitu 237 perempuan menjadi kandidat.

Kemenangan perempuan meningkatkan representasi mereka di Kongres melampaui 20 persen untuk pertama kalinya.

Profesor Ilmu Politik dan Direktur Muhlenberg College Institute of Public Opinion mengatakan, peran yang dimainkan perempuan dalam pemilihan ini sesuai dengan harapan.

"Kami melihat peningkatan besar dalam persentase perempuan yang akan berada di dalam DPR," ucapnya.

Perempuan yang turut andil dalam peningkatan persentase itu termasuk dua perempuan Muslim pertama di Kongres, yaitu Ilhan Omar dari Minnesota dan Rashida Tlaib ddari Michigan.

Selain itu, ada Sharice Davids dari Kansas, yang merupakan penduduk asli Amerika pertama yang terpilih di Kongres.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber CNN,VOA News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.