Jaksa Agung AS Mengundurkan Diri Sesuai Permintaan Trump

Kompas.com - 08/11/2018, 06:15 WIB
Jaksa Agung AS Jeff Sessions.Zach Gibson / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Jaksa Agung AS Jeff Sessions.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyingkirkan Jaksa Agung Jeff Sessions pada Rabu (7/11/2018).

BBC mewartakan, Sessions menyampaikan surat tentang pengajuan pengunduran dirinya sesuai dengan permintaan sang presiden.

"Presiden yang terhormat, atas permintaan Anda, saya mengajukan pengunduran diri saya," tulisnya dalam surat tak bertanggal.

Baca juga: Putin Hanya akan Bertemu Sebentar dengan Trump di Paris


"Yang paling penting, pada masa saya sebagai jaksa agung, kami telah memulihkan dan menegakkan supremasi hukum," imbuhnya.

Seperti diketahui, Trump berulang kali mengkritik Sessions, usai dia mundur dari penyelidikan tersebut.

"Kami berterima kasih kepada Jaksa Agung Jeff Sessions atas pelayanannya, dan mendoakannya dengan baik," kicau Trump di Twitter.

Dilansir Time, pengganti sementara Sessions adalah kepala stafnya dan mantan jaksa dari Iowa, Matthew Whitaker, yang selama ini mengkritik penyelidikan campur tangan Rusia terhadap pemilu presiden AS 2016.

Lalu apakah Whitaker akan mengambil kendali atas penyelidikan yang digelar oleh Penasihat Khusus Robert Mueller itu?

Juru bicara Departemen Kehakiman AS Sarah Flores mengatakan, Whitaker akan bertanggung jawa atas semua hal di bawah lingkup Departemen Kehakiman.

Whitaker pernah berpendapat bahwa Trump dapat memecat Sessions dan kemudian menunjuk jaksa lain untuk menahan pendanaan penyelidikan Mueller.

Baca juga: Pemilu Paruh Waktu AS: Partai Demokrat Menang di DPR, Ini Reaksi Trump

"Jadi saya bisa melihat skenario di mana Jeff Sessions diganti," ucapnya dalam wawancara CNN pada Juli 2017.

" Jaksa agung tidak memecat Mueller, tapi bisa hanya mengurangi anggaran menjadi sangat rendah sehingga penyelidikan berhenti," katanya.

Penyelidikan terhadap Rusia telah membuat rekan-rekan Trump dituntut secara pidana.



Terkini Lainnya

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional
Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari 'Milkshake'

Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari "Milkshake"

Internasional

Close Ads X