Pemilu Paruh Waktu AS: Republik Menangi Senat, Demokrat Kuasai DPR

Kompas.com - 07/11/2018, 21:58 WIB
Pemimpin Minoritas DPR Nancy Pelosi bersama dengan Ketua Tim Kampanye Demokrat Ben Ray Luján merayakan kemenangan Demokrat yang merebut kembali DPR AS dari tangan Partai Republik, Selasa (7/11/2018) malam.AFP / Brendan Smialowski Pemimpin Minoritas DPR Nancy Pelosi bersama dengan Ketua Tim Kampanye Demokrat Ben Ray Luján merayakan kemenangan Demokrat yang merebut kembali DPR AS dari tangan Partai Republik, Selasa (7/11/2018) malam.

 

WASHINGTON, KOMPAS.com - Hasil dari pemilu paruh waktu Amerika Serikat sudah terlihat dengan dua partai dipastikan akan membagi kekuasaan dua kamar legislatif di Kongres.

Berdasarkan hasil yang dilansir dari The New York Times, Rabu (7/11/2018), pukul 08.00 waktu bagian timur Amerika, Partai Demokrat dipastikan merebut kontrol House of Representatives atau DPR dari tangan Partai Republik.

Kepastian itu setelah Partai Demokrat memenangkan mayoritas 219 kursi dari total 435 kursi yang diperebutkan, atau satu kursi lebih banyak dari yang diperlukan.


Bahkan, Demokrat diproyeksikan akan memenangkan total 229 kursi yang berarti menambah 35 kursi dari jumlah kursi yang saat ini mereka miliki.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri dominasi Partai Republik di DPR AS selama delapan tahun terakhir.

Baca juga: Pemilu Paruh Waktu AS: Demokrat Cium Aroma Kemenangan di DPR

Sebaliknya di Senat, Partai Republik berhasil mempertahankan kekuasaan dengan meraih 54 kursi dari total 100 kursi yang diperebutkan. Jumlah itu juga lebih banyak dari sebelumnya yang diraih Republik sebanyak 51 kursi.

Calon dari Partai Republik berhasil mengalahkan petahana di empat negara bagian, yakni di Indiana, Missouri, North Dakota, dan Florida yang sebelumnya dipegang wakil Demokrat.

Republik hanya kehilangan satu kursi senat di Nevada.

Kemenangan ini memastikan Republik akan tetap mempertahankan kontrol di Majelis Tinggi Kongres.

Meski hasil di dua negara bagian, yakni Montana dan Arizona belum final, namun tidak akan mengubah kemenangan yang diraih Republik di Senat.

Suara Daerah Suburban

Kemenangan Demokrat di DPR tidak lepas dari dukungan suara yang diberikan oleh pemilih yang tinggal di daerah suburban, khususnya dari para pemilih wanita.

Pemilih suburban yang mayoritas adalah pemilih kulit putih berpendidikan universitas ini memutuskan mengalihkan suaranya ke Demokrat.

Hal tersebut kemungkinan dipicu kekecewaan terhadap sosok Trump yang mendorong loyalis yang selama memilih Republik mengalihkan suara mereka.

Baca juga: Nenek 106 Tahun Ini Dinaturalisasi Jadi Warga AS Saat Pemilu Sela

Hasil pemilu Kongres ini juga memperlebar jurang antara pemilih di daerah perkotaan besar (urban) dan kawasan di luar perkotaan besar (rural).

Pemilih urban semakin loyal memilih Demokrat, sementara pemilih rural semakin loyal memilih Republik.

Hal ini juga menjadi gambaran krusial suara pemilih suburban yang diyakini akan memainkan peran penting di pemilu presiden 2020.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X