Duterte Tawarkan Uang untuk Tembak Polisi yang Tepergok Jual Narkoba

Kompas.com - 07/11/2018, 16:30 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte mencoba senapan serbu bantuan dari pemerintah China. SOUTH CHINA MORNING POSTPresiden Filipina Rodrigo Duterte mencoba senapan serbu bantuan dari pemerintah China.

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memuji baku tembak operasi pemberantasan narkoba yang menewaskan seorang kolonel polisi.

Kolonel Polisi Santiago Rapiz tewas ketika operasi yang berlangsung di Dipolog City, Mindanao, Senin malam waktu setempat (5/11/2018).

Baca juga: Tepergok Jual Narkoba, Kolonel Polisi di Filipina Tewas Ditembak

Dia termasuk dalam daftar 6.000 tersangka pengedar narkoba, dan melawan ketika rekan-rekannya mencoba untuk menangkapnya.

Rapiz diduga berkomplot dengan bandar narkoba Melvin "Dragon" Odicta, yang dilaporkan tewas bunuh diri pada Agustus 2016.

Dalam pertemuan yang membahas narkoba, Duterte menyebut Rapiz sebagai ninja, yakni polisi yang menjual kembali narkoba yang didapat dari penggerebekan.

"Kemarin (Senin) saya mendengar seorang polisi berpangkat Kolonel tewas dalam baku tembak. Ternyata dia adalah polisi ninja," ujar presiden 73 tahun itu.

Diwartakan Russian Today Selasa (6/11/2018), dia menawarkan hadiah bagi setiap polisi yang membunuh atasan maupun rekannya karena tepergok jual narkoba.

"Saya bakal memberikan hadiah bagi polisi yang membunuh para 'ninja' itu. Hadiah itu berupa uang serta liburan ke Hong Kong," tutur Duterte.

Sebelumnya, dia menawarkan hadiah hingga 3 juta peso, sekitar Rp 828,6 juta, bagi siapapun yang berhasil menembak mati "polisi ninja" tersebut.

Presiden yang akrab dipanggil Digong itu berujar, dia mengancam bakal membunuh aparat yang kedapatan mengedarkan narkoba.

Dia juga menuturkan telah menjadikan narkoba sebagai isu utama, dan siap mengerahkan militer untuk membantu polisi memberantas narkoba.

"Jangan pernah menghancurkan generasi muda maupun negara saya. Karena saya bakal membunuh kalian semua," ancam presiden berjuluk The Punisher itu.

Baca juga: Bikin Marah Duterte, Biarawati Australia Dideportasi dari Filipina

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

Internasional
Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X