Rashida Tlaib, Anggota Kongres AS Terpilih Pengkritik Presiden Trump

Kompas.com - 07/11/2018, 15:14 WIB
Rashida Tlaib, satu dari dua perempuan Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Kongres Amerika Serikat dari Negara Bagian Michigan. AP/Paul SancyaRashida Tlaib, satu dari dua perempuan Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Kongres Amerika Serikat dari Negara Bagian Michigan.

DETROIT, KOMPAS.com - Rashida Tlaib merupakan satu dari dua perempuan Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Kongres Amerika Serikat (AS).

Kader Partai Demokrat itu terpilih dari Negara Bagian Michigan setelah mengantongi 88,3 persen suara dari 71 persen surat suara yang resmi dihitung.

Baca juga: Ilhan Omar, Pengungsi Somalia yang Kini Jadi Anggota Kongres AS

Satu perempuan Muslim lain yang terpilih adalah Ilhan Omar. Sesama kader Demokrat yang terpilih sebagai anggota Kongres AS dari Negara Bagian Minnesota.

Tlaib lahir pada 24 Juli 1976 di Detroit, dan merupakan anak tertua dari 14 bersaudara dengan orangtua merupakan migran Palestina.

Di 2016, dia menjadi buah bibir karena berteriak kepada Donald Trump, yang kemudian menjadi Presiden AS, saat berpidato di Detroit yang membuatnya dipenjara.

Kepada AFP Rabu (7/11/2018), perempuan berumur 42 tahun itu berkata dia maju sebagai anggota Kongres bukan dikarenakan dia ingin membuat sejarah sebagai Muslimah.

Dalam wawancaranya dengan CNN seperti dikutip Vox, Tlaib menjelaskan dia tidak berusaha untuk memamerkan imannya.

"Saya selalu berkata kepada orang-orang saya menampilkan Islam dalam cara yang penting dan positif. Yakni dengan mengabdi kepada rakyat," jelasnya.

Dia mencalonkan diri karena melihat ketidakadilan yang sedang terjadi, dan bagaimana putranya mulai mempertanyakan identitas Muslimnya, atau dari mana dia berasal.

"Saya tidak ingin menjadi orang yang hanya menyaksikan (ketidakadilan) itu dari kejauhan," kata Tlaib yang pernah menjadi anggota badan legislatif Michigan satu dekade silam.

Dia mengampanyekan berbagai kebijakan progresif antara lain layanan kesehatan universal, upah minimum nasional 15 dollar AS, hingga pendidikan gratis di perguruan tinggi.

Ketika memenangkan pemilihan awal Agustus lalu, Tlaib memberikan pidato dengan menangis sambil didampingi oleh ibunya.

Tlaib menuturkan, kerabatnya di Tepi Barat menyaksikan kesuksesannya. "Ini menunjukkan seberapa indahnya negara ini," tuturnya.

Baca juga: 2 Perempuan Muslim Ini Terpilih Jadi Anggota Kongres AS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Vox,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X