Kompas.com - 07/11/2018, 12:51 WIB
Pangeran Charles SkynewsPangeran Charles

ACCRA, KOMPAS.com - Pangeran Charles menyerukan perlawanan terhadap perbudakan modern ketika berkunjung ke Ghana, sebuah negara yang menjadi titik keberangkatan orang Afrika dijual sebagai budak.

Melansir CNN, Selasa (6/11/2018), dalam turnya pada awal pekan ini di Afrika Barat, Pangeran Charles menyebut penderitaan budak trans-Antlantik yang diperdagangkan begitu mendalam.

Pangeran Wales itu dan istrinya, Camilla, mengunjungi Kastil Osu, yang dulu merupakan benteng perbudakan di Accra.

Baca juga: Cerita di Balik Peti Mati Fantasi ala Masyarakat Ghana...

Dibangun pada 1661, kastil tersebut merupakan sel penahanan utama bagi budak Afrika. Tempat itu juga menjadi markas pemerintah kolonial Inggris.

"Noda dalam sejarah dunia kita yang tak bisa terhapuskan," ujarnya.

Pedagang asal Inggris merupakan partisipan terbesar di Atlantik, hingga mencapai 12 juta orang Afrika yang dijual menjadi budak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, Inggris menghapus perdagangan budak trans-Antlantik pada 1807.

"Inggris bisa berbangga karena memimpin jalan penghapusan perdagangan yang memalukan," ujarnya.

Pewaris tahta kerajaan Inggris itu menyatakan, pemerintah bertanggung jawab memastikan perdagangan hina itu tak pernah terlupakan.

"Kita membenci eksistensi perbudakan modern," tuturnya.

Pada Senin malam, Presiden Ghana Nana Akufo-Addo menggelar jamuan makan malam kenegaraan untuk menyambut kunjungan anggota keluarga kerajaan Inggris.

Selain Ghana, Pangeran Charles juga singgah di Gambia untuk menyambut baik kembalinya negara tersebut pada Persemakmuran.

Baca juga: Pengeluaran Pangeran Charles untuk Busana Keluarga Kerajaan

Sebagai informasi, Pangeran Charles awal tahun ini dinobatkan sebagai kepala negara Persemakmuran, menggantikan ibunya, Ratu Elizabeth II.

Pada Selasa lalu, Charles dan Camilla tiba di Nigeria dan disambut oleh Presiden Muhammadu Buhari di Presidential Villa.



Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.