Tidur di Lantai Bandara Spanyol, 6 Awak Kabin Ryanair Dipecat - Kompas.com

Tidur di Lantai Bandara Spanyol, 6 Awak Kabin Ryanair Dipecat

Kompas.com - 07/11/2018, 08:10 WIB
Sebanyak enam awak kabin maskapai Ryanair tidur di lantai bandara Malaga, Spanyol, sebagai bentuk protes terhadap perlakuan manajemen. (Twitter/Jim Atkinson) Sebanyak enam awak kabin maskapai Ryanair tidur di lantai bandara Malaga, Spanyol, sebagai bentuk protes terhadap perlakuan manajemen. (Twitter/Jim Atkinson)

MALAGA, KOMPAS.com — Foto yang menunjukkan enam awak kabin maskapai Ryanair tidur di kantor bandara Spanyol pada 4 Oktober lalu kini berbuntut panjang.

Diwartakan Irish Times, Rabu (11/7/2018), manajemen Ryanair memutuskan untuk memecat mereka.

Aksi tidur di lantai Bandara Malaga merupakan bentuk protes atas perlakuan terhadap mereka yang telantar akibat cuaca buruk.

Keenamnya merupakan bagian dari kelompok yang terdiri 8 pilot dan 16 awak kabin yang berbasis di Portugal.

Baca juga: Warganet Serukan Boikot terhadap Ryanair karena Ucapan Rasis Penumpang

Mereka terpaksa menghabiskan beberapa jam di sebuah kamar usai mendarat di Bandara Malaga karena menanti pengalihan penerbangan.

Manajemen Ryanair berdalih, semua hotel di wilayah Malaga telah penuh.

Sebelumnya, Ryanair merilis rekaman video CCTV yang menunjukkan bagaimana para kru berbaring di lantai untuk berpose di depan kamera.

Foto itu lantas beredar luas di media sosial.

Melansir BBC, para staf itu diberhentikan karena dianggap melakukan pelanggaran berat.

Juru bicara Ryanair mengatakan, meski ada masalah, tidak boleh ada awak yang tidur di lantai.

"Para kru menghabiskan waktu singkat di ruang awak sebelum dipindahkan ke ruang VIP, dan kembali ke Porto keesokan harinya," demikian pernyataan manajemen Ryanair.

Ryanair menyebut, foto itu memicu laporan media yang merusak reputasi perusahaan dan menyebabkan pelanggaran kepercayaan yang tidak dapat diperbaiki.

Luciana Passo, kepala serikat awak kabin SNPVAC di Portugal, mengatakan, tim hukum serikat pekerja kini menangani masalah tersebut.

Baca juga: Penerbangan Dialihkan, Kru Ryanair Bermalam di Lantai Bandara

Serikat pekerja mengklaim anggota kru Ryanair ditempatkan di sebuah ruangan antara pukul 01.30 dini hari sampai pukul 06.00 tanpa fasilitas istirahat yang layak.

"Tanpa akses makanan, minuman, dan bahkan tempat untuk duduk, karena hanya ada delapan kursi yang tersedia untuk para awak," demikian pernyataan SNPVAC.

Selanjutnya, awak kru dipindahkan ke ruang VIP pada pukul 06.00.


Terkini Lainnya

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional
Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Regional
KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

Nasional
Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Internasional
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Regional
Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Nasional
Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Regional

Close Ads X