100 Orang Karavan Migran Diculik Geng Kartel Narkoba Meksiko

Kompas.com - 07/11/2018, 05:54 WIB
Warga dari Honduras tergabung dalam Karavan migran menuju ke Amerika Serikat sedang beristirahat di Huixtla, negara bagian Chiapas, Meksiko, Senin (22/10/2018). (AFP/Johan Ordonez) Warga dari Honduras tergabung dalam Karavan migran menuju ke Amerika Serikat sedang beristirahat di Huixtla, negara bagian Chiapas, Meksiko, Senin (22/10/2018). (AFP/Johan Ordonez)

MEXICO CITY, KOMPAS.com - Sekitar 100 orang anggota romobongan atau karavan migran yang melintasi Meksiko diculik oleh kartel narkoba Zetas.

Demikian laporan dari lembaga hak asasi manusia Meksiko seperti diwartakan The Telegraph, Selasa (6/11/2018).

Seperti diketahui, ribuan warga asal Honduras, Guatemala, dan El Salvador, kabur dari ancaman kekerasan dan kelompok kriminal, dengan berupaya mencapai Amerika Serikat.

Perjalanan massal mereka telah mencapai Mexico City pada Senin dan Selasa lalu.


Baca juga: Trump Sebut Karavan Migran Akan Ditembak Jika Lempar Batu ke Militer

Namun,  laporan menunjukkan sejumlah anggota karavan migran, termasuk anak-anak, telah hilang.

Mereka dicurigai menjadi incaran kelompok kriminal Meksiko, yang menculik untuk memeras anggota keluarga para migran.

Aktivis dan pejabat HAM di negara bagian selatan Oaxaca dan Veracruz menyatakan, setidaknya 100 diculik di negara bagian Puebla dan diduga diserahkan ke geng Zetas.

Ombudsman HAM di Oaxaca, Arturo Peimbert, mengatakan para migran ditawari menumpang truk buah. Setelah naik ke truk, mereka dikunci.

"Kesaksian yang saya dengar [dari mereka yang berhasil melarikan diri] adalah banyak dari para migran itu diserahkan ke kelompok kriminal terorganisir dekat pangkalan Polisi Federal di Puebla," ucapnya.

Sebelumnya karavan migran atas keputusan pemerintah negara bagian Veracruz yang menarik keputusan untuk menyediakan transportasi bagi mereka.

Selama bertahun-tahun, kelompok kriminal semacam itu telah menargetkan para migran yang melewati Meksiko.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X