Berencana Serang Macron, 6 Ekstremis Kanan di Perancis Ditangkap

Kompas.com - 07/11/2018, 05:33 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron AFPPresiden Prancis Emmanuel Macron

PARIS, KOMPAS.com - Otoritas Perancis menahan enam orang yang terkait dengan gerakan kanan ekstrem karena diduga mempersiapkan serangan kekerasan terhadap Presiden Emmanuel Macron.

Melansir AFP, Selasa (6/11/2018), sebanyak lima pria dan seorang perempuan berusia 22 tahun hingga 62 tahun ditangkap oleh badan intelijen DGSI Perancis.

Namun, pihak berwenang tidak merilis identitas mereka. Dilaporkan, empat terduga dijemput paksa di kota Moselle.

Baca juga: Saat Putin, Erdogan, Macron, dan Merkel Bersua Bahas Nasib Suriah

Kota tersebut berjarak satu jam perjalanan dari Verdun, tempat yang dikunjungi Macron saat memperingati seabad Perang Dunia I.

Sementara, dua orang lainnya ditangkap di Perancis tenggara dan barat.

Kantor kejaksaan Paris membuka penyelidikan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas terorisme di seluruh negeri.

"Investigasi sedang mencari rencana yang teliti untuk tindakan kekerasan terhadap Presiden Republik," demikian pernyataan sumber peradilan, seperti dikutip CNN.

Pada Senin lalu, Menteri Dalam Negeri Perancis Christophe Castaner telah memperingatkan bahwa negaranya akan tetap waspada atas ancaman jaringan ekstrem kanan dan kiri.

Ini bukan upaya serangan pertama yang menyasar kepada Macron. Pada Juli 2017, pria usia 23 tahun dituduh berkomplot untuk membunuh presiden di militer Bastille Day.

Beberapa tersangka anggota sayap kanan lainnya telah ditangkap sejak 2017, tahun di mana Macron terpilih sebagai presiden.

Baca juga: Macron: Jerman Telah Menghasut Penghentian Ekspor Senjata ke Saudi

Musim panas tahun ini, sebanyak 13 orang terkait kelompok radikal Action des Forces Operationnelles ditangkap polisi anti-teroris atas dugaan berencana menyerang kaum muslim.

Kemudian, sebanyakk 10 orang juga ditangkap pada Oktober 2017 karena dicurigai bakal menyerang warga muslim dan politisi.



Sumber CNN,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X