Raja Salman Lakukan Tur Dalam Negeri Pertama Sejak Naik Takhta

Kompas.com - 06/11/2018, 23:04 WIB
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. BANDAR AL-JALOUD / Saudi Royal Palace / AFP Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud.

RIYADH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dikabarkan telah memulai tur domestik dan direncanakan bakal mengunjungi sejumlah wilayah di dalam negeri.

Rangkaian tur yang pertama dilakukan Raja Salman sejak naik takhta diawali dengan tiba di wilayah Qassim, Selasa (6/11/2018), dengan didampingi sejumlah pejabat.

Namun tidak dipastikan apakah Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman atau yang biasa disebut MBS turut serta dalam tur tersebut.

Melansir dari AFP, tur tersebut adalah yang pertama kalinya dilakukan raja berusia 82 tahun itu sejak dia naik takhta pada 2015. Demikian diberitakan surat kabar pro-pemerintah, Sabq.


Baca juga: Raja Salman Resmikan Pembangunan Taman Hiburan Terbesar di Dunia

Selain mengunjungi wilayah Qassim, Raja Salman juga dijadwalkan akan mendatangi wilayah utara kerajaan yakni di Kota Hail.

Surat kabar Saudi Gazette memberitakan, di Qassim, Raja Salman akan meluncurkan proyek kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

"Raja Salman juga akan memeriksa keadaan warga di Qassim serta mengetahui lebih dekat tentang kebutuhan mereka," tulis surat kabar Saudi Gazette.

Rangkaian tur Raja Saudi ini dilakukan di tengah krisis internasional yang mendesak kerajaan mengungkapkan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pemerintah Saudi telah mengakui Jamal Khashoggi dibunuh saat mengunjungi kantor konsulat di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Namun masyarakay internasional masih mendesak kepada Arab Saudi untuk mengungkapkan semua misteri dari kasus Khashoggi, terutama terkait nasib jenazah jurnalis tersebut.

Banyak pihak yang kemudian menuding kasus pembunuhan Khashoggi dilakukan oleh pihak penguasa Saudi. Tuduhan paling kuat tertuju pada Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Tetapi dalam beberapa waktu terakhir, kaum nasionalis Saudi telah mulai menggalang dukungan untuk putra mahkota dan pejabat lokal menidung krisis Khashoggi sebagai konspirasi Barat.

Baca juga: Raja Salman Resmikan Kereta Cepat Mekkah-Madinah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X