PBB: ISIS Tinggalkan Lebih dari 200 Kuburan Massal di Irak

Kompas.com - 06/11/2018, 19:09 WIB
Foto yang diambil pada 2015, menunjukkan petugas keamanan Irak memeriksa jenazah yang ada di salah satu kuburan massal yang ditemukan di kota Tikrit.AFP / AHMAD AL-RUBAYE Foto yang diambil pada 2015, menunjukkan petugas keamanan Irak memeriksa jenazah yang ada di salah satu kuburan massal yang ditemukan di kota Tikrit.

BAGHDAD, KOMPAS.com - ISIS diketahui telah meninggalkan hingga lebih dari 200 kuburan massal di Irak. Diyakini hingga 12.000 korban kekejaman kelompok teroris itu terkubur di dalamnya.

Kuburan-kuburan massal itu juga dipercaya menyimpan bukti penting atas kejahatan perang yang dilakukan ISIS selama mereka menduduki wilayah barat dan utara Irak antara 2014 hingga 2017.

Badan PBB di Irak, UNAMI, bersama dengan kantor hak asasi manusia telah mendokumentasikan total sebanyak 202 kuburan massal yang ada di Irak.

Dikhawatirkan jumlah itu bakal bertambah seiring proses pencarian yang dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.


Baca juga: Kuburan Massal ISIS Berisi Lebih dari 1.000 Jenazah Ditemukan di Suriah

"Situs kuburan massal yang telah didokumentasikan dalam laporan kami menjadi bukti kehilangan manusia yang mengerikan, penderitaan yang mendalam dan kekejaman yang mengejutkan," kata perwakilan PBB di Irak, Jan Kubis, dilansir AFP.

PBB mendesak agar otoritas Irak dapat berhati-hati dalam melakukan proses penggalian demi dapat memberikan kesempatan kepada keluarga korban untuk melakukan penghormatan terakhir.

"Memahami keadaan di sekitar hilangnya nyawa yang signifikan ini akan menjadi langkah penting dalam masa berkabung bagi keluarga dan upaya mereka untuk mendapatkan hak atas kebenaran dan keadilan," tambahnya, Selasa (6/11/2018).

ISIS menyerbu Irak pada 2014, membunuh para pejuang dan warga sipil secara massal, serta melakukan penindasan di wilayah di utara dan barat negara itu.

Kuburan massal yang ada dapat berisi materi forensik yang penting, yang dapat membantu dalam mengungkap kekerasan ini dan juga untuk mengidentifikasi korban.

Para peneliti PBB pada Agustus telah mulai mengumpulkan bukti-bukti terkait kejahatan perang dan genosida yang akan digunakan oleh pengadilan Irak dalam mengadili anggota ISIS yang tertangkap.

Baca juga: 166 Jenazah Ditemukan dalam Kuburan Massal di Meksiko

Dari total 202 kuburan massal yang telah didokumentasikan dalam laporan terbaru PBB, baru sebanyak 28 kuburan yang telah digali dan 1.258 jenazah yang diangkat oleh otoritas Irak.

Hampir separuh dari lokasi penemuan kuburan massal itu berada di Provinsi Nineveh, di mana ISIS sempat melakukan kekejaman massal terhadap minoritas Yazidi.

Sementara sisa kuburan massal lainnya tersebar di daerah utara Kirkuk, Salaheddin, atau Anhar di barat.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X