Lari dari Kejaran Sapi, Tangan Pria Ini Putus Kena Gergaji Mesin

Kompas.com - 06/11/2018, 17:59 WIB
Rauf (berbaju merah) saat berlari dari kejaran sapi, sesaat sebelum jatuh ke mesin pemotong kayu.DAILY MIRROR / SWNS / INDIA PHOTO AGENCY Rauf (berbaju merah) saat berlari dari kejaran sapi, sesaat sebelum jatuh ke mesin pemotong kayu.

MANIPURAM, KOMPAS.com - Seorang pria di India harus menjalani operasi untuk menyambung kembali telapak tangannya yang putus akibat terkena gergaji mesin saat dia berusaha lari dari kejaran seekor sapi jantan.

Rauf, pemuda berusia 22 tahun asal Kozhikode, pergi ke sebuah pabrik penggergajian di Manipuram untuk membeli kayu.

Namun setibanya di pabrik, seekor sapi jantan mendadak mengejar dan ingin menanduknya. Diduga sapi itu tertarik dengan kaus merah yang dikenakan Rauf.

Pemuda itu pun berusaha lari menyelamatkan diri untuk menghindari tandukan sapi tersebut.


Rauf berhasil lolos dari kejaran sapi dengan berlari menuju ke dalam pabrik.

Baca juga: Pria India Minta Polisi Tangkap Sapi Jantan yang Menyeruduknya

Namun kemudian dia jatuh ke sebuah mesin pemotong kayu yang sedang bekerja dan tangan kirinya terpotong tepat di bawah pergelangan.

Insiden yang terjadi pada 5 Oktober itu sempat terekam kamera pengawas di dalam pabrik.

"Saya pergi ke pabrik penggergajian hari itu. Tiba-tiba ada sapi jantan yang menyerang saya dari belakang. Saya berlari ke sana ke mari sebelum jatuh ke mesin gergaji dan tangan saya terpotong," kata Rauf.

Para pekerja yang menyaksikan peristiwa itu segera memberi pertolongan kepada Rauf.

Mereka membawanya ke rumah sakit bersama dengan potongan telapak tangannya yang telah dimasukkan ke dalam kantong berisi es.

Di rumah sakit Aster MIMS Kozhikode, Rauf ditangani oleh Dr Krishnakumar yang kemudian memutuskan melakukan operasi untuk menyambung telapak tangan yang putus.

Rauf menjalani dua kali operasi selama total 12 jam. Operasi pertama berlangsung tujuh jam untuk menyambung pembuluh darah dan tulang.

Sementara operasi kedua dilangsungkan tiga hari kemudian selama lima jam untuk menyambung kembali syaraf dan otot tangannya.

Tindakan pertolongan yang cepat membantu Rauf untuk pulih. Setelah empat hari pascaoperasi kedua, Rauf sudah dapat meninggalkan rumah sakit.

Namun kini dia harus menjalani fisioterapi selama dua hingga tiga bulan untuk mengembalikan fungsi telapak tangannya seperti semula.

"Dalam kasus ini, tindakan rekan Rauf yang membawa potongan tangan dalam kantung es sangat berperan dalam keberhasilan operasi dan memungkinkan pasien untuk pulih," kata Dr Krishnakumar, dilansir Daily Mirror.

Baca juga: Diinjak-injak Kawanan Sapi, Pengendara Motor di Malaysia Koma

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X