Kompas.com - 06/11/2018, 12:53 WIB
|

BEIJING, KOMPAS.com - Buaya terbesar di Asia yang hidup dalam penangkaran terluka setelah sekelompok turis China melempari hewan itu dengan menggunakan batu.

Buaya Afrika berjuluk Xiao Ge itu tinggal di sebuah kebun binatang di provinsi Fujian, wilayah tenggara China.

Reptil itu dilempar batu berukuran 17 centimeter yang mengakibatkan hewan tersebut mengalami luka di lehernya.

Baca juga: Turis China Lempari Panda dengan Batu supaya Bergerak

Insiden itu terjadi pekan lalu saat sebuah tur wisata keluarga mengunjungi Xiamen Central Africa Zoo. Demikian ahrian Strait Herald, Senin (5/11/2018).

Manajer kebun binatang, Xu mengatakan, para pengunjung melihat sebuah keluarga terdiri atas orang dewasa dan anak-anak melemparkan batu ke arah buaya itu.

Alasannya, lanjut Xu, mereka ingin memastikan buaya yang ada di dalam kandang memang hewan sungguhan bukan sekadar model.

Keluarga itu kemudian tertawa dan mengambil foto saat buaya itu bergerak dan pindah dari posisi awalnya karena terluka.

Xu menambahkan, pengunjung lain sudah berteriak agar keluarga itu tidak melemparkan batu ke arah buaya tersebut tetapi mereka tak mengindahkannya.

"Keluarga ini membawa anak-anak mereka dan sama sekali tak khawatir sudah memberikan contoh buruk," ujar Xu.

Terlukanya si buaya membuat tim medis kebun binatang segera bergegas ke kandang hewan itu untuk memberikan perawatan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.